Kenapa saya mengatakan : “Rahasia Menikah itu adalah anugrah luar biasa dari Allah SWT ?” karena Allah SWT memberikan balasan bagi hambanya yang mau mengikuti perintah-Nya untuk menikah yaitu dengan memberikan hadiah atau anugerah luarbiasa khusus bagi orang yang telah menikah. (Boleh iri bagi yang belum nikah) . Sebagian Rahasia anugrah yang luarbiasa itu telah ditunjukkan oleh Allah SWT dan Rasullullah Sallahu Alaihi Wassalam yaitu :
1. Menikah dapat Meluaskan rejeki
Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang patut (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS.An Nuur 32)
2. Berhak mendapat pertolongan Allah
Sabda Rasulullah saw,”Tiga orang yang memiliki hak atas Allah menolong mereka : seorang yang berjihad di jalan Allah, seorang budak (berada didalam perjanjian antara dirinya dengan tuannya) yang menginginkan penunaian dan seorang menikah yang ingin menjaga kehormatannya.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Hakim dari hadits Abu Hurairoh)
3. Memperbaiki akhlak dan Martabat
Rasullullah SAW bersabda : kawinkanlah orang-orang yang masih sendirian diatara kamu sesungguhnya Allah akan memperbaiki Ahklak, meluaskan rezeki dan keluhuran mereka” ( Al Hadist)
4. Pahala Ibadah menjadi berlipat-lipat
Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah berkeluarga lebih baik, daripada 70 rakaat yang diamalkan oleh jejaka (atau perawan)” (HR. Ibnu Ady dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah)
5. Mudah mendapatkan pahala
“Dalam kemaluanmu itu ada sedekah.” Sahabat lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kita mendapat pahala dengan menggauli istri kita?.” Rasulullah menjawab, “Bukankah jika kalian menyalurkan nafsu di jalan yang haram akan berdosa? Maka begitu juga sebaliknya, bila disalurkan di jalan yang halal, kalian akan berpahala.” (HR. Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah)
6.Menikah lebih Berpeluang masuk surga dari orang yang tidak menikah
Rasullullah SAW bersabda : : seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian , adalah yang tidak menikah (HR. Bukhari)
Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang hidup membujang, dan kematian kamu semua yang paling hina adalah kematian orang yang memilih hidup membujang (HR. Abu Y. dan Thabrani).
7. Dan masih banyak rahasia dan anugrah yang lain yang diberikan Alah kepada hamba-Nya, Simak cerita saya dibawah:
Dulu saya pernah menjadi anggota keluarga besar IPTN tapi bukan Industri Pesawat Terbang Nurtanio tapi IPTN ( Ikatan Pemuda –pemudi Telat Nikah) yang disalip / didahului nikah oleh adik saya. Sehingga pada waktu saya masih baru -barunya menikah dan bertemu dengan adik di rumah Ibu saya ditanya oleh adik saya: “piye mas rasane (nikah) ?”. “ Gelo (kecewa) ” kata saya ( sambil bercanda serius nunjukkin muka menyesal) … “Lho kok keno opo? Kata adik saya serius … “ Gelo nang opo nggak biyen- biyen (dari dulu) nikah” Ha.ha.ha….jawab saya. Adik sayapun ikut tersenyum : He.he..he…. sambil berkata : Diandani (dibilangin) nggak percoyo…….. enak,..to…?
Benar Demi Allah … dalam hati saya menyalahkan diri saya kenapa tidak dari dulu saja saya menikah, Jelas karena waktu itu saya memang tidak tahu Rahasia Menikah selain itu banyak alasan saya yang berdasarkan Logika yang saya anggap benar untuk pembenaran belum menikah sehingga sayapun jadi keterusan membujang dan cukup telat untuk menikah, jika saya tahu rahasia menikah sangat luarbiasa pasti sejak dulu saya menikah.
Dulu saat saya sudah bekerja dan sudah cukup bekal untuk menikah, ada…. saja alasan saya untuk menunda nikah, Sekarang setelah menikah saya benar-benar sadar karena alasan saya waktu itu banyak salahnya dari pada benarnya meskipun alasan itu jika dilogika banyak benar dari pada salahnya akan tetapi rahasia Allah yang membuktikan bahwa tidak selamanya Logika itu benar, yang pasti benar adalah perintah Allah dan Rasul-Nya yaitu Menikah
” Menikah itu Ibadah” pasti banyak hambatannya, karena itu bagi sebagian besar Laki-laki pasti berat untuk menyatakan kesanggupan menikah jika belum yakin dengan pasangannya serta bekal yang cukup untuk menikah begitu juga bagi wanita juga akan sulit memutuskan menerima atau menanyakan nikah jika belum cocok dengan pasangannya, tapi yang harus diketahui adalah:
“Rezeki dan Jodoh adalah rahasia Allah SWT jangan bermain logika untuk alasan menunda nikah pasrahkan saja kepada Allah pasti semua masalah yang mengganjal akan terselesaikan”
Ini artinya alasan yang berhubungan dengan materi seperti : belum cukup bekal menikah, calon suami/isteri tidak kaya dll tidaklah benar karena ukuran cukup bekal dan kaya bagi setiap orang berbeda dan rejeki ditangan Allah, Sedangkan alasan seperti pasangan sekarang masih kurang cantik/ ganteng, kurang baik , belum cocok dll tidak tepat karena Pasangan yang cantik atau ganteng tidak menjamin akan setia pada kita dan tidak akan meninggalkan kita karena Jodoh ditangan Allah.
Waktu tidak bisa diputar balik kembali . Jika waktu bisa diputar balik kembali tanpa ragu “Saya Yakin 100% “: Saya akan menikah secepatnya selagi muda karena sekarang saya tahu alasannya dan sayapun dengan yakin mengatakan: “Jangan ragu untuk menikah”, terutama bagi laki-laki yang sudah bisa mencari nafkah dan Wanita yang sudah ada jodoh/ pacar bisa memutuskan untuk menikah, atau setidaknya jika masih pacaran (meskipun di agama islam tidak ada pacaran) tetap harus ditanya kapan menikah, jangan sampai hanya pacaran saja apalagi sampai “ Habis manis sepah dibuang “ Anda akan menjadi tahu kenapa menikah adalah Anugrah luar biasa dar Allah SWT.
Yang harus diingat :
“Menikah itu ibadah, Ibadah itu berat dan banyak kendalanya tapi jika bisa melaluinya akan begitu besar pahalanya”.
Setan tidak suka dengan pernikahan karena menjadikan manusia penuh dengan pahala, sehingga dengan berbagai cara, setan pasti akan menggagalkan rencana pernikahan agar pasangan tersebut tidak jadi menikah dan membujang selama mungkin, banyak contoh kejadiannya untuk itu. Jika suatu pasangan melakukan pernikahan .. setan akan menangis sedih kecewa karena telah gagal dalam misinya menjerumuskan manusia selain itu Setan akan merasa rendah terhina tidak bisa menyombongkan diri karena tugasnya dianggap gagal total dan tidak berguna oleh pemimpinnya.
Setan akan dianggap sukses dan bisa menyombongkan diri di kelompoknya jika tugasnya membuat manusia bisa tetap membujang. ”Suatu Kegagalan besar jika manusia bujang sampai menikah” karena jika menikah manusia itu menjadi banyak berpahala, dilindungi Allah , diluaskan rezeki dll.
Kesempatan setan untuk menggunakan jasa manusia guna mendekati lawan jenisnya berbuat maksiat menjadi berkurang karena pernikahan, Type manusia yang paling disukai setan adalah Laki-laki atau perempuan yang Ganteng atau cantik, bersifat baik, berpendidikan, punya penghasilan besar tapi sedikit mempunyai pengetahuan agama karena manusia type ini bisa dengan mudah mempengaruhi lawan jenis untuk berbuat maksiat dan melupakan Tuhannya sehingga orang baikpun bisa menjadi rusak akhlaknya
Oleh karena jalan Pernikahan adalah hal yang tepat bagi orang yang baik agar orang yang baik tidak menggoda / tergoda lawan jenisnya sehingga terhindar dari perbuatan yang dilarang agama.
Menikah gampang buat pahala dan banyak enaknya daripada nggak enaknya Contoh paling mudah :
Buat pahala gampang banget cukup datangi isteri/ suami iak..iuk sudah nikmat dapat pahala lagi… kalau dihitung sudah banyak saya buat pahala yaitu sejak 17 Desember 2009 coba kalau saya menikah sebelum itu pasti lebih banyak lagi tabungan pahalanya…
Ini Hadistnya :
“Dalam kemaluanmu itu ada sedekah.” Sahabat lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kita mendapat pahala dengan menggauli istri kita?.” Rasulullah menjawab, “Bukankah jika kalian menyalurkan nafsu di jalan yang haram akan berdosa? Maka begitu juga sebaliknya, bila disalurkan di jalan yang halal, kalian akan berpahala.” (HR. Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah)
Belum kebaikan –kebaikan yang lain seperti :
Hidup jadi lebih focus ke pekerjaan dan isteri sehingga pikiran lebih tenang dan tidak kemana-mana
Ada teman ngobrol dan bercanda, ada yang nyiapain makan, baju kerja, mijitin jika cape pokoknya semuanya deh… (makasih ya isteriku…)
Nah yang ini adalah janji Allah kepada orang yang menikah dan ternyata bagi saya 100% benar yaitu :Mendapatkan hak untuk ditolong Allah, terjaga kehormatan, memperbaiki akhlak, meluaskan rezeki, menambah keluhuran/ kehormatan.
Buktinya saya ditolong :
Banyak keinginan saya pada sesuatu menjadi terlaksana setelah menikah dengan pertolongan dan diberi kemudahan oleh Allah , Terjaga kehormatan karena ada penyaluran nafsu kepada isteri, Ahlak merasa lebih baik karena lebih nyaman dalam beribadah, meluaskan rezeki alhamdulllah Allah selalu memberikan rezekinya untuk kami sekeluarga Menambah keluhuran dan dan kehormatan Alhamdulillah Allah memberikannya dll.
Anda tidak akan tahu kebaikan-kebaikan menikah yang lain selain yang saya sebutkan diatas jika anda sendiri tidak mencobanya….
“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan mengkayakan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur (24) : 32).
Jika ingin menikah sesuai petunjuk Rasullullah SAW berikut pilihannya:
1. Pilih karena agamanya (minimal satu agama), keturunan, kecantikan baru kekayaannya pasti kebahagian yang diperoleh saya berani jamin 100% untuk itu.
“Dari Jabir r.a., Sesungguhnya Nabi SAW. telah bersabda : Sesungguhnya perempuan itu dinikahi orang karena agamanya, kedudukan, hartanya, dan kecantikannya ; maka pilihlah yang beragama” (HR. Muslim dan Tirmidzi)
“Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya” (HR. Thabrani)
2. Pilihlah wanita yang masih gadis bukan janda cerai
Khusus bagi seorang laki-laki yang belum pernah menikah dan berniat akan menikah dengan seorang janda PERHATIKAN : Akan lebih baik jika janda yang dipilih adalah janda karena ditinggal mati suaminya bukan janda cerai, Memang tidak semua janda cerai tidak baik ada juga yang cukup baik tapi jika mau berfikir dan mau merunut dari awal menikah sampai terjadi perceraian pasti ada sesuatu tatanan agama yang dilanggar baik oleh pihak laki-laki atau perempuan saat awal menikah atau saat dalam perkawinan sehingga perkawinan tidak berjalan sebagaimana mestinya dan terjadi perceraian , oleh karena itu bisa dibuktikan bahwa menikah dengan wanita yang masih gadis akan lebih banyak kebaikannya daripada menikah dengan seorang janda cerai terutama dan pasti 99,99% benar adalah wanita janda yang dicerai suaminya karena wanita itu selingkuh. Wanita janda ini sangatlah tidak baik jika tidak mau dibilang wanita kotor /sampah dan bagi seorang laki-laki muslim sangalah tidak pantas jika menikah dengan wanita janda seperti type ini.
Ketika Jabir menikahi seorang janda, Rasulullah bertanya kepadanya, “Mengapa engkau tidak menikahi seorang gadis sehingga kalian bisa saling bercanda ria? …yang dapat saling mengigit bibir denganmu.” (HR. Bukhari (nomor 5079) dan Muslim (II:1087)
3. Pilihlah perempuan atau lelaki yang bisa menjaga kehormatannya
Menikah adalah membuat kontrak seumur hidup dengan pasangan kita jika pasangan kita salah bukan berarti harus putus kontrak tapi diperbaiki kesalahannya, Perempuan atau lelaki yang bisa menjaga kehormatan adalah jaminan / garansi bahwa kontrak akan dapat berlaku seumur hidup. Untuk memilih wanita Rasullullah SAW menyarankan:
Dari Amr Ibnu As, Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasannya ialah wanita shalihah.(HR. Muslim, Ibnu Majah dan An Nasai).
4. Menikahlah dengan wanita atau lelaki yang dicintai
Kawinlah dengan wanita yang mencintaimu dan yang mampu beranak. Sesungguhnya aku akan membanggakan kamu sebagai umat yang terbanyak (HR. Abu Dawud).
Jika Anda masih tetap enggan menikah dan lebih suka berpacaran maka perhatikan hadist Rasullullah SAW berikut :
Rasulullah SAW bersabda: “Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka, bukan golonganku !”(HR. Ibnu Majah, dari Aisyah r.a.).
“Sungguh kepala salah seorang diantara kamu ditusuk dengan jarum dari besi lebih baik, daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya” (HR. Thabrani dan Baihaqi)
Rasulullah SAW. bersabda : “Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah” (HR. Bukhari).
Jika semua hadist diatas masih dirasa kurang cukup coba perhatikan Fase kehidupan manusia yang harus dilakukan jika tidak dilakukan akan terjadi masalah dan ketidakseimbangan hidup .
Fase kehidupan manusia adalah Fase siklus kejadian alamiah yang urut berkesinambungan dan harus dilakukan jika tidak dilakukan akan dikatakan “abnomal” (bermasalah) atau seperti program dalam computer yang jelas urutan programnya jika tidak dilaksanakan program tersebut akan terjadi “error”.
Fase kehidupan manusia dilihat dari apa yang harus dikerjakan adalah sebagai berikut:
Nangis – Sekolah – Kerja – Nikah – Punya Anak – Pensiun – Mati – Surga/ Neraka
Bayi lahir harus nangis jika tidak nangis tidak normal/bermasalah, setelah tumbuh menjadi Anak harus sekolah tidak sekolah bermasalah, setelah sekolah selesai harus kerja jika tidak kerja bermasalah, setelah bekerja mendapat penghasilan ya harus Menikah jika tidak menikah akan bermasalah, setelah Menikah Punya Anak jika tidak mempunyai anak akan bermasalah, setelah punya anak menjadi Tua Istirahat jika tidak istirahat masalah setelah tua …. ya Mati.
Nah sehina –hina orang mati menurut Islam adalah orang yang tidak menikah…. Apalagi jika smapai mati masih belum bertobat … akan kemana nantinya .. anda pasti bisa menjawabnya…
anita said,
April 6, 2011 @ 7:09 am
saya menikah dgn lelaki yg telah beristri. Saya berhubungan selama setahun dengannya via sms, tlpn, dan dunia maya. Dgn 2 kali prtemuan kilat tanpa ada kontak mata atw brsentuhan. Sejak awal berhubungan dan mulai ada ketertarikan,kami sudah sama-sama ingin menikah untuk meminimalisasi dosa besar kami krn telah menjalin hubungan terlarang. Saya telah membaca artikel anda tentang perselingkuhan. Saya makin merasa berdosa. Apalagi mengingat hubungan saya dan istri pertama suami saya sangat tidak baik. Ia begitu membenci saya, bahkan sudah sangat sering ia menyebut saya pelacur. Mungkin derajat saya memang sudah bisa disamakan dgn pelacur krn telah menyukai lelaki beristri dan bersedia dinikahinya. Dan membaca artikel ini, saya ingin bertanya, apakah ni’mat yg luar biasa berlaku juga untuk pernikahan saya dgn lelaki yg telah beristri??
fath102 said,
April 6, 2011 @ 9:39 am
U/ Mbak Anita:
Anda termasuk yang mendapat nikmat luarbiasa dari Allah asal dalam Pernikahan anda Rukun dan syaratnya terpenuhi yaitu : Ada Calon suami ada calon isteri, Ijab Qobul, Wali dan Mahar secara benar. Meskipun anda menikah dengan pria beristeri karena lebih baik anda menikah daripada zina
Mengenai pernikahan tersebut memang muslimah yang baik tidak akan menyakiti hati muslimah yang lain oleh karena itu minta maaflah jika telah menyakiti hati muslim yang lain, jika isteri pertama tidak mau memberi maaf iitu adalah hal lain yang penting Mbak Anita sudah minta maaf ..
Menikah dengan Pria beristeri diperbolehkan asalkan suami bisa berlaku adil terhadap mbak Anita dan isteri pertamanya, jika suami tidak bisa berlaku adil maka pada hari kiamat nanti Suami akan datang dengan bahu miring.
Alam said,
April 17, 2011 @ 3:19 am
Saya telah menikah dengan seorang janda yang sudah memiliki 4 anak,. Saya berniat menikahi nya karna mencari ridho Allah, mencari cinta Allah dgn mengikuti perintah Allah,. Karna yg pnh saya dengar menyantuni janda adalah berhala,. Yg jelas saya benar2 mencintainya n ikhlas menerima anak2nya,. Dengan melihat hadits Rasulullah ttg menikahi gadis karna bisa bercengkrama. Apakah salah apa yg telah saya lakukan,. Karna saya pikir tidak semua gadis bisa mendatangkan kebahagiaan dunia n akhirat,. Mohon jawaban nya,.
fath102 said,
April 18, 2011 @ 5:39 am
U/ Mas Alam :
Tindakan Mas Alam tidak salah jika wanita yang mas nikahi itu menjadi janda karena ditinggal mati suami sehingga anaknya menjadi anak yatim, maka menikahi janda ini akan berpahala karena juga memelihara anak yatim.
Sedangkan Wanita yang menjanda karena berhubungan dengan pria lain / selingkuh dan suami menceraikannya, atau wanita itu minta cerai karena berhubungan dengan pria lain sebelumnya , Bagaimanapun cantiknya wanita itu sebaiknya tidak dinikahi karena 99% pasti akan berulang kembali selingkuh berhubungan dengan pria lain dalam perjalanan waktu pernikahan pada tahun- tahun berikutnya apalagi jika Pria yang dinikahi tidak dapat memberikan apa yang diinginkan janda tersebut.
Menikahlah dengan wanita yang memahami dan menerapkan hukum agama Islam dalam kesehariannya. Wanita gadis atau janda yang terbaik adalah wanita yang memegang teguh agamanya. Jika sama –sama bisa memegang teguh agamanya tentunya yang masih gadis akan lebih baik karena Rasullullah SAW pun menyarankannya.
Gadis atau Wanita yang menjanda karena selingkuh dengan pria lain yang paling cocok baginya adalah lelaki pezina juga.
“ Orang laki-laki pezina, yang dinikahinya ialah perempuan pezina pula atau perempuan musyrik. Perempuan pezina jodohnya ialah laki-laki pezina pula atau laki-laki musyrik , dan diharamkan yang demikian itu atas orang yang beriman” QS An NurAyat 3
Awandragon said,
October 20, 2011 @ 4:05 am
Subhanallah ………..
awan said,
February 2, 2012 @ 6:37 am
Assalam mualaikum, saya menikah dengan seorang Duda cerai hidup, dalam pernikahan kami yg baru setahun ternyata suami saya telah berselingkuh dengan mantan pacarnya sejak sebelum bertemu dengan saya. Hubungan pacaran kami memang tergolong singkat hanya 3 bulan dan dilanjuti dengan menikah. Suami saya telah mengakui perbuatannya perbuatan selingkuhan tersebut, perbuatan perzinahan itu sudah sering dilakukan sebelum dan pada saat sudah berumah tangga. Mantan pacarnya ternyata seorang janda namun belum bercerai secara resmi dengan suaminya. Suami telah memutuskan hubungannya dengan selingkuhannya dan Suami sudah berniat bertobat untuk memperbaiki hubungan rumah tangga kami kedepannya.
Yang ingin saya tanyakan setelah membaca artikel ini adalah bagaimana supaya saya bisa lebih mensyukuri makna pernikahan dengan masa lalu suami yang suram. saya sangat mencintai suami dan benar benar ingin menjalankan pernikahan ini dengan bahagia secara Islam.
Apa yang harus dlakukan oleh suami saya jika ingin benar benar di jalan Allah.
Adik ipar perempuan suami mempunyai hubungan baik dengan mantan selingkuhan suami dalam berbisnis, adakah solusi yg terbaik yang harus dilakukan ? Suami pernah mengajukan keberatan dengan adiknya supaya tidak berhubungan bisnis dengannya namun hal tersebut ditolak oleh ipar saya dengan alasan hubungan dengan dia hanya bisnis semata. Sikap seperti apa yg harus saya lakukan ?. Adik ipar saya pun mengetahui hubungan perselingkuhan suami, dia pernah memperingati suami saya namun pada saat itu suami saya tidak mengindahkannya
Cara mengatasi, Hukum dan Ciri Suami Istri selingkuh dalam Islam « Fath102 said,
February 8, 2012 @ 9:46 am
[...] kesempatan hidup tapi tetap saja tidak mau bertobat… bagi yang belum menikah silahkan baca disini mungkin bisa jadi obatnya untuk tidak zina [...]