Archive for Siraman Rohani

Adab Jima dan Cara Berhubungan Intim Suami isteri dalam Islam

Adab Jima’ dan Cara Berhubungan Intim Suami isteri dalam Islam

Hari ini tanggal 25 April 2011 saya akan  memberikan  hadiah  special  bagi isteri,  pasangan keluarga muslim atau bagi siapa saja yang  ingin  “mendatangi” isterinya atau “didatangi”  suaminya secara Islam.

Mungkin bagi sebagian orang hal ini dianggap kurang  penting, karena mereka berpendapat : Hubungan intim suami isteri (Jima) tidak perlu pakai adab dan aturan alami saja..  nyaman..   Sah-sah  saja pendapat tersebut karena itu hak asasi  tapi…. sebelum berpendapat demikian coba pikirkanlah  kejadian/ cerita  yang saya alami 11 tahun yang lalu yaitu:

Saya masih ingat betul dengan cerita sahabat saya yang bernama Muklish saat kami berjalan-jalan  di kota Kimcheon Korsel, kami  banyak menjumpai gadis yang berpakaian sangat  minim, Kata sahabat saya:   “ Pak Kyai (Guru ngaji) saya di Jawa Timur pernah ditanya oleh seorang Ibu  : “Pak kenapa anak gadis saya  nggak punya malu, berpakaian  selalu yang  minim-minim,  saya jadi malu dengan tetangga, segala cara sudah saya usahakan tapi tetap saja anak saya bandel,  susah sekali dinasehati  kenapa  pak  bisa demikian?  Jawab Pak Kyai : “Kamu bikin anak telanjang nggak ditutup jadi  anak ya begitu”

Apa benar begitu?  Ya bisa jadi memang demikan karena Islam mempunyai adab dan cara yang baik dalam berhubungan intim (jima’) sehingga jika jima’ yang dilakukan tidak sesuai dengan adab ajaran Islam bisa saja keadaan seperti diatas terjadi.  Lihat saja hampir 99% gadis yang berpakaian minim dan seksi karena orang tuanya tidak mempunyai pengetahuan agama Islam yang cukup terutama dalam hal jima’.

Setelah saya cari alasannya kenapa  Guru ngaji sahabat saya berkata demikian, ternyata Pak Kyai  ini berpedoman pada hadist Rasullullah SAW:

Dari ‘Atabah bin Abdi As-Sulami bahwa apabila kalian mendatangi istrinya (berjima’), maka hendaklah menggunakan penutup dan janganlah telanjang seperti dua ekor himar. (HR Ibnu Majah)

Rasullullah SAW melarang jima’ tanpa penutup pasti ada maksudnya, selain yang diketahui yaitu  adanya mahluk Allah lain yang melihat (jin, qorin  dll),  bisa jadi   anak yang dihasilkan dengan  jima’  telanjang akan menjadi anak yang kurang mempunyai rasa malu  seperti  diatas,  hanya saja untuk memastikan jawabannya  mungkin  hanya orang yang diberi pengetahuan lebih oleh Allah seperti Pak Kyai diatas.

Oleh karena itulah  pengetahuan adab hubungan intim suami isteri dalam islam ini sangat penting agar muslimin dan muslimat diharapkan mempunyai keturunan yang baik dan  tidak terjebak dalam perilaku yang bertentangan  dengan ajaran Islam.

Adab dan Cara Berhubungan Intim ( Jima’) yang baik menurut Islam dapat dibagi dalam 3 keadaan yaitu :

A. Adab sebelum Jima’

B. Adab saat Jima’

C. Adab setelah Jima’

A. Adab sebelum Jima’

1. Menikah

Menikah adalah syarat mutlak untuk dapat melakukan hubungan intim secara Islam, Menikah juga harus sesuai syarat dan rukunnya agar sah menurut islam. Syarat dan Rukun  pernikahan adalah :  Adanya calon suami dan istri, wali,  dua  orang  saksi,  mahar serta terlaksananya Ijab dan Kabul. Mahar  harus sudah diberikan kepada isteri terlebih dahulu sebelum  suami menggauli isterinya sesuai dengan sabda Rasullullah SAW:

“.Ibnu Abbas berkata: Ketika Ali menikah dengan Fathimah, Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda kepadanya: “Berikanlah sesuatu kepadanya.” Ali menjawab: Aku tidak mempunyai apa-apa. Beliau bersabda: “Mana baju besi buatan Huthomiyyah milikmu?”. Riwayat Abu Dawud dan Nasa’i. Hadits shahih menurut Hakim.

Ini artinya  Ali harus memberikan mahar dulu sebelum “mendatangi”  Fathimah

Dalam  Islam, setiap Jima’ yang dilakukan secara sah antara  suami dengan isteri  akan mendapat pahala  sesuai dengan  Sabda Rasullullah sallahu alaihi wassalam:

“Dalam kemaluanmu itu ada sedekah.” Sahabat lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kita mendapat pahala dengan menggauli istri kita?.” Rasulullah menjawab, “Bukankah jika kalian menyalurkan nafsu di jalan yang haram akan berdosa? Maka begitu juga sebaliknya, bila disalurkan di jalan yang halal, kalian akan berpahala.” (HR. Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah)

Jadi Sungguh sangat  beruntung  bagi yang sudah menikah karena akan mendapat pahala jika jima’ dengan suami/istrinya sendiri ,  beda jika belum menikah jima’ akan menjadi  dosa dan terkena hukum zina yang merupakan dosa terbesar no.2 setelah dosa sirik. Zina tidak saja akan mendapatkan dosa tapi juga Penyakit  lahir maupun batin yaitu penyakit batin/jiwa   (enggan menikah) dan penyakit lahir berbahaya seperti AIDS yang  berbahaya karena belum ada obatnya yang cespleng sehingga penderitanya seperti tervonis menunggu mati dll.

Menikah sangat banyak kebaikannya yaitu: Menikah sangat dianjurkan Allah & Rasullullah SAW, menikah akan mendapatkan hak untuk  ditolong Allah, dapat memperbaiki akhlak, meluaskan rezeki,  menambah keluhuran/ kehormatan  dan  yang pasti anda telah berhasil mengalahkan setan dkk  karena orang yang menikah  telah berubah menjadi orang  yang penuh dengan pahala dan jika beribadahpun akan berlipat –lipat pahalanya dibandingkan  ibadahnya saat membujang

Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah berkeluarga lebih baik, daripada 70 rakaat yang diamalkan oleh jejaka (atau perawan)” (HR. Ibnu Ady dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah)

Sabda Rasulullah saw,”Tiga orang yang memiliki hak atas Allah menolong mereka : seorang yang berjihad di jalan Allah, seorang budak (berada didalam perjanjian antara dirinya dengan tuannya) yang menginginkan penunaian dan seorang menikah yang ingin menjaga kehormatannya.(HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Hakim dari hadits Abu Hurairoh)  

Rasulullah SAW bersabda : Kawinkanlah orang-orang yang masih sendirian diantaramu. Sesungguhnya, Allah akan memperbaiki akhlak, meluaskan rezeki, dan menambah keluhuran mereka (Al Hadits).

Jadi jangan sampai ditipu mentah-mentah oleh setan untuk tidak ada keinginan / menunda nikah dengan lebih menyukai pacaran karena

Sungguh kepala salah seorang diantara kamu ditusuk dengan jarum dari besi lebih baik, daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya” (HR. Thabrani dan Baihaqi)  

Rasulullah SAW. bersabda : “Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah” (HR. Bukhari).  

Jika ada orang yang enggan menikah karena alasan materi seperti penghasilan belum, tidak ada biaya atau miskin dll  renungkanlah firman Allah SWT yang pasti benar dalam Al Quran S. An Nuur ayat 32: 

Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang patut (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS.An Nuur 32)   Bagi yang sudah mampu memberi nafkah tapi belummau menikah simaklah:  

Sabda Rasulullah saw.: Wahai kaum pemuda! Barang siapa di antara kamu sekalian yang sudah mampu memberi nafkah, maka hendaklah ia menikah, karena sesungguhnya menikah itu lebih dapat menahan pandangan mata dan melindungi kemaluan (alat kelamin). Dan barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu dapat menjadi penawar bagi nafsu. (Shahih Muslim No.2485)

 

Demikianlah untuk dijadikan pengetahuan  bagi yang belum menikah

 

2. Memilih Hari dan Waktu yang baik / sunnah  untuk jima’

Semua hari baik untuk jima’  tapi hari yang terbaik untuk jima’ dan  ada  keterangannya dalam hadist adalah  hari Jumat sedangkan hari lain yang ada manfaatnya dari hasil penelitian untuk jima’ adalah hari Kamis. Sedangkan waktu yang disarankan oleh Allah SWT untuk jima adalah setelah sholat Isya sampai sebelum sholat subuh dan  tengah hari   sesuai firman Allah dam surat An Nuur ayat 58.

Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig diantara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum shalat subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah sesudah shalat Isya’. (Itulah) tiga ‘aurat  bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu . Mereka melayani kamu, sebagian kamu (ada keperluan) kepada sebagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. 24:58)

Melihat kondisi diatas  maka hari dan waktu terbaik  untuk jima adalah : Hari  Kamis Malam  setelah Isya dan Hari Jumat  sebelum sholat subuh dan tengah hari sebelum sholat jumat. Hal ini didasarkan pada Hadist berikut:

Barang siapa yang menggauli isterinya pada hari Jumat dan mandi janabah serta bergegas pergi menuju masjid dengan berjalan kaki, tidak berkendaraan, dan setelah dekat dengan Imam ia mendengarkan khutbah serta tidak menyia-nyiakannya, maka baginya pahala untuk setiap langkah kakinya seperti pahala amal selama setahun,yaitu pahala puasa dan sholat malam didalamnya (HR Abu Dawud, An nasai, Ibnu Majah dan sanad hadist ini dinyatakan sahih)  

Dari Abu Hurairah radliyallhu ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, Barangsiapa mandi di hari Jum’at seperti mandi janabah, kemudian datang di waktu yang pertama, ia seperti berkurban seekor unta. Barangsiapa yang datang di waktu yang kedua, maka ia seperti berkurban seekor sapi. Barangsiapa yang datang di waktu yang ketiga, ia seperti berkurban seekor kambing gibas. Barangsiapa yang datang di waktu yang keempat, ia seperti berkurban seekor ayam. Dan barangsiapa yang datang di waktu yang kelima, maka ia seperti berkurban sebutir telur. Apabila imam telah keluar (dan memulai khutbah), malaikat hadir dan ikut mendengarkan dzikir (khutbah).” (HR. Bukhari no. 881 Muslim no. 850).  

Pendapat di atas juga mendapat penguat dari riwayat Aus bin Aus radliyallah ‘anhu yang berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa mandi pada hari Jum’at, berangkat lebih awal (ke masjid), berjalan kaki dan tidak berkendaraan, mendekat kepada imam dan mendengarkan khutbahnya, dan tidak berbuat lagha (sia-sia), maka dari setiap langkah yang ditempuhnya dia akan mendapatkan pahala puasa dan qiyamulail setahun.” (HR. Abu Dawud no. 1077, Al-Nasai no. 1364, Ibnu Majah no. 1077, dan Ahmad no. 15585 dan sanad hadits ini dinyatakan shahih)  

Hasil penelitian di situs berita internet di:   Detikhealth  Jumat, 15/10/2010 17:58 WIB Seperti dilansir dari The Sun, Jumat (15/10/2010) Kamis, hari terbaik untuk berhubungan seksual Berdasarkan penelitian, tingkat energi kortisol alami yang merangsang hormon seks berada di titik puncak pada hari Kamis. Aturlah jam alarm Anda agar terbangun dan siap untuk melakukan hubungan seks di pagi hari Kamis. Hari ini adalah ketika hormon seks testosteron pada pria dan estrogen pada wanita lima kali lebih tinggi dari biasa.  

NB: Ada persesuaian antara hari kamis menurut penelitian dengan  hari jumat dalam hadist  karena Hari Jumat menurut orang islam dimulainya saat Maghrib (hari kamis sore) dan berakhir pada   jumat sore sebelum maghrib  

3. Disunahkan mandi sebelum jima’

Mandi sebelum jima’ dan  bersikat gigi  bertujuan agar memberikan kesegaran  dan  kenikmatan saat jima’.  Mandi akan  menambah nikmat jima karena badan akan terasa segar  dan bersih  sehingga mengurangi  gangguan saat jima’. Jangan lupa jika setelah selesai jima’  dan masih ingin mengulangi lagi sebaiknya kemaluan dicuci kemudian berwudhu.  

Abu Rofi’ radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada suatu hari pernah menggilir istri-istri beliau, beliau mandi tiap kali selesai berhubungan bersama ini dan ini. Aku bertanya, “Ya Rasulullah, bukankah lebih baik engkau cukup sekali mandi saja?” Beliau menjawab, “Seperti ini lebih suci dan lebih baik serta lebih bersih.” (HR. Abu Daud no. 219 dan Ahmad 6/8. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)  

4. Sebaiknya sholat sunnah 2 rakaat sebelum jima’

Dari Abdullah bin Mas’ud ia berkata: Aku memberi nasehat kepada seorang pria yang hendak menikahi pemudi yang masih gadis, karena ia takut isterinya akan membencinya jika ia mendatanginya, yaitu perintahkanlah (diajak)  agar ia melaksanakan sholat 2 rakaat dibelakangmu dan berdoa  : Ya Allah berkahilah aku dan keluargaku dan berkahilah mereka untukku. Ya Allah satukanlah kami sebagaimana telah engkau satukan kami karena kebaikan dan pisahkanlah kami jika Engkau pisahkan untuk satu kebaikan  (HR. Ibnu Abi Syaibah dan Thabrani dngan sanad Sahih  

5. Menggunakan parfum yang disukai suami/ isteri sebelum jima’

Menggunakan parfum oleh perempuan sebelum jima di sunahkan  karena akan lebih lebih meningkatkan gairah  suami isteri sehingga meningkatkan kualitas dalam berhubungan suami isteri. Hal ini didasarkan pada hadist  berikut : Empat macam diantara sunnah-sunnah para Rasul yaitu : berkasih sayang, memakai wewangian, bersiwak dan menikah (HR. Tirmidzi).

Perempuan manapun yang menggunakan parfum kemudian melewati suatu kaum agar mereka mencium wanginya maka dia seorang pezina” (HR Ahmad, 4/418; shahihul jam’: 105)

“Perempuan manapun yang memakai parfum kemudian keluar ke masjid (dengan tujuan) agar wanginya tercium orang lain maka shalatnya tidak diterima sehingga ia mandi sebagaimana mandi janabat” (HR Ahmad2/444, shahihul jam’ :2073.)

Penggunaan parfum oleh wanita diperbolehkan atau disunatkan tergantung dari tujuannya, jika tujuannya untuk merangsang suami dalam jima’ disunahkan tapi jika digunakan untuk merangsang kaum laki-laki akan berdosa.

6. Berpakaian dan berdandan yang disukai suami / isteri sebelum jima’

Seorang isteri sebaiknya berdandan dan memakai pakaian yang disukai suami untuk menyenangkan dan memudahkan suami berjima’. Berpakaian seksi dikamar tidur dimana hanya suami atau isteri yang melihatnya diperbolehkan dalam islam karena dapat meningkatkan kualitas hubungan suami isteri (Hadist menyusul)

7. Berdoa meminta perlindungan Allah sebelum Jima’ :

Berdoa sangat penting sebelum melakukan jima’ terutama adalah doa memohon perlindungan kepada Allah terhadap gangguan setan dalam pelaksanaan jima. Berdoa dimulai dengan mengucapkan:

Bismillah. Allahumma jannabnasyoithona  wa jannabisyaithona  maa rojaktanaa”

Artinya :  Dengan nama Allâh. Ya Allâh, hindarkanlah  kami dari syetan dan jagalah apa yang engkau rizkikan kepada kami dari syetanRasulullah saw. bersabda: Apabila salah seorang mereka akan menggauli istrinya, hendaklah ia membaca: “Bismillah. Ya Allah, jauhkanlah kami dari  setan dan jauhkanlah setan dari apa yang Engkau karuniakan kepada kami”. Sebab jika ditakdirkan hubungan antara mereka berdua tersebut membuahkan anak, maka setan tidak akan membahayakan anak itu selamanya. (Shahih Muslim No.2591)

 

“Dari Ibnu Abbas r.a. ia menyampaikan apa yang diterima dari Nabi SAW. Beliau bersabda, “Andaikata seseorang diantara kamu semua mendatangi (menggauli) isterinya, ucapkanlah, Bismi Allâhi, Allâhumma Jannibnâ Syaithânâ wajannibi al-syaithânâ mâ razaqtanâ. (Dengan nama Allâh. Ya Allâh, hindarilah kami dari syetan dan jagalah apa yang engkau rizkikan kepada kami dari syetan.” Maka apabila ditakdirkan bahwa mereka berdua akan mempunyai anak, syetan tidak akan pernah bisa membahayakannya.” (HR. Bukhâri Kitab Wudhuk Hadist 141). 

 

Jika jima’ untuk  dengan tujuan mendapatkan anak bisa berdoa sbb :

“Ya  Allah berilah kami keturunan  yang baik,  bisa dijadikan  pembuka pintu rahmat, sumber ilmu, hikmah serta pemberi rasa aman bagi umat” Amin


B. Adab saat jima’

1. Jima dalam ruang tertutup tidak ditempat terbuka

Jima adalah hubungan yang sangat pribadi sehingga jika dilakukan ditempat terbuka (atap langit) dengan tekhnologi lensa terkini dapat saja hubungan itu terlihat atau direkam oleh karena Jima’ ditempat tertutup lebih baik. (Hadist menyusul)

2. Melakukan cumbu rayu saat jima dan bersikap romantis

Islam mengajarkan jima yang disertai dengan pendahuluan ungkapan perasaan kasih sayang seperti ucapan romantis, ciuman dan cumbu rayu dan tidak mengajarkan  langsung hajar tanpa pendahuluan . Hal ini sesuai dengan: Sabda Rasul Allâh SAW: “Siapa pun diantara kamu, janganlah menyamai isterinya seperti seekor hewan bersenggama, tapi hendaklah ia dahului dengan perentaraan. Selanjutnya, ada yang bertanya: Apakah perantaraan itu ? Rasul Allâh SAW bersabda, “yaitu ciuman dan ucapan-ucapan romantis”. (HR. Bukhâriy dan Muslim).

Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi Wasallam. Beliau bersabda, “Janganlah salah seorang di antara kalian menggauli istrinya seperti binatang. Hendaklah ia terlebih dahulu memberikan pendahuluan, yakni ciuman dan cumbu rayu.” (HR. At-Tirmidzi).  

Ketika Jabir menikahi seorang janda, Rasulullah bertanya kepadanya, “Mengapa engkau tidak menikahi seorang gadis sehingga kalian bisa saling bercanda ria? …yang dapat saling mengigit bibir denganmu.” HR. Bukhari (nomor 5079) dan Muslim (II:1087)

 

3. Boleh, memberikan rangsangan dengan meraba, melihat, mencium  kemaluan isteri

Suami boleh melihat, meraba, mencium kemaluan isteri begitu juga sebaliknya, meskipun boleh  mencium kemaluan itu lebih baik jika tidak dilakukan  karena yang demikian itu lebih bersih.

Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. (QS. 2:223)

“Dari Aisyah RA, ia menceritakan, “Aku pernah mandi bersama Rasulullah dalam satu bejana…” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

4. Menggunakan selimut sebagai penutup saat berjima

Dari ‘Atabah bin Abdi As-Sulami bahwa apabila kalian mendatangi istrinya (berjima’), maka hendaklah menggunakan penutup dan janganlah telanjang seperti dua ekor himar. (HR Ibnu Majah)


Maksudnya adalah jangan bertelanjang seperti Himar yang kelihatan kemaluannya dan pantatnya saat berjima. tapi pakailah selimut sebagai penutup. atau  bertelanjang dalam selimut.

5.  Jima boleh dari mana saja asal tidak  lewat jalan belakang (sodomi)

Jima dengan isteri boleh dilakukan darimana arah mana saja  dari depan, samping , belakang ( asal tidak sodomi)  atau  posisi  berdiri, telungkup, duduk, berbaring dll

Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. (QS. 2:223)

 Note : Dubur adalah bukan tempat bercocok tanam yang menghasilkan tanaman  (keturunan) tapi tempat pembuangan kotoran

 Dari Abi Hurairah Radhiallahu’anhu. bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Dilaknat orang yang menyetubuhi wanita di duburnya”. (HR Ahmad, Abu Daud dan An-Nasai)

 

6. Boleh menggunakan kondom atau dikeluarkan diluar kemaluan isteri (‘Azl)

Dari Jabir berkata: ”Kami melakukan ’azl di masa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam  dan Rasul mendengarnya tetapi tidak melarangnya” (HR muslim).

C. Adab setelah jima’

1.  Tidak langsung meninggalkan suami / isteri setelah jima’ berdiam diri

(Hadist menyusul)  

2. Mencuci kemaluan dan berwudhu jika ingin mengulang Jima’

Dari Abu Sa’id, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Jika salah seorang di antara kalian mendatangi istrinya, lalu ia ingin mengulangi senggamanya, maka hendaklah ia berwudhu.” (HR. Muslim no. 308)

3. Berdoa setelah Jima (Hadist menyusul)

4. Mandi besar / Mandi janabah setelah jima’

“Dari Ubai bin Ka`ab bahwasanya ia berkata : “Wahai Rasul Allâh, apabila ia seorang laki-laki menyetubuhi isterinya, tetapi tidak mengeluarkan mani, apakah yang diwajibkan olehnya? Beliau bersabda, ”Hendaknya dia mencuci bagian-bagian yang berhubungan dengan kemaluan perempuan, berwudhu’ dan lalu shalat”. Abu `Abd Allâh berkata, “mandi adalah lebih berhati-hati dan merupakan peraturan hukum yang terakhir. Namun mengetahui tidak wajibnya mandi kamu uraikan juga untuk menerangkan adanya perselisihan pendapat antara orang `alim.” (HR. Bukhâriy dalam Kitab Shahihnya/Kitab Mandi, hadits ke-290

Hal-hal yang dilarang dalam berhubungan suami isteri jima dalam Islam:

1. Jima’ saat isteri dalam keadaan haid

“Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari perempuan di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allâh kepadamu. Sesungguhnya Allâh menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah/2: 222)

2. Jima’ lewat jalan belakang (sodomi)

Dari Abi Hurairah Radhiallahu’anhu. bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Dilaknat orang yang menyetubuhi wanita di duburnya”. (HR Ahmad, Abu Daud dan An-Nasai)

Dari Amru bin Syu’aib berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Orang yang menyetubuhi wanita di duburnya sama dengan melakukan liwath (sodomi) kecil.. (HR Ahmad)

3. Jima dengan tidak menggunakan penutup/ telanjang

Dari ‘Atabah bin Abdi As-Sulami bahwa apabila kalian mendatangi istrinya (berjima’), maka hendaklah menggunakan penutup dan janganlah telanjang seperti dua ekor himar. (HR Ibnu Majah)

Semoga Manfaat…

Mintalah kepadaku pasti Kuberi….

Manfaat update OS Blackberry dan Cara mudah upgrade OS BB

Comments (121) »

Hukum Minuman Keras dalam Islam & Mengapa diharamkan

Minum minuman keras dalam Islam jelas Haram hukumnya akan tetapi sampai seberapa pengaruhnya terhadap diri sendiri maupun lingkungannya sehingga Islam mengharamkannya, Cobalah simak cerita berikut yang pernah saya sampaikan pada blog ini juga sebagai  jawaban bagi pembaca blog yang bertanya kepada saya.

“KISAH BARSAH ORANG ALIM YANG KAFIR KARENA MINUMAN KERAS”

Dalam kitab Durratun Nasihin diceritakan :
Ada orang yang sangat alim yang sangat terkenal kealimannya kalau tidak salah namanya Barsah (jika salah mohon koreksi karena kisah itu saya baca 12 tahun yll), saking alimnya doa Barsah selalu dipenuhi Allah sehingga banyak orang yang mendatangi untuk berguru maupun meminta tolong kepadanya bahkan malaikatpun sampai heran akan kealiman Barsah akan tetapi Allah berfirman pada malaikat : orang itu (Barsah) akan kafir karena minum minuman keras. Hal tsb rupanya didengar oleh salah satu setan yang mencuri dengar berita di langit sehingga berita ini tidak disia-siakan oleh setan dan setanpun mendatangi Barsah untuk dicelakakan.

Singkat cerita, Setanpun mendatangi rumah Barsah dengan menyamar sebagai Tamu yang ingin beribadah bersama Barsah. Barsah sangat heran karena tamu (Setan) itu beribadah secara terus menerus siang malam tanpa henti tidak makan, tidak minum, tidak tidur bahkan selalu menangis dalam ibadahnya. Barsahpun bertanya kepada Tamu itu tentang ibadah tamunya tsb dan tamu (setan) itu menjawab jika ingin beribadah seperti dirinya ya harus berbuat dosa dulu meskipun kecil agar dapat menikmati ibadah dengan khusuk dan nikmat, Tamu itu menipu bahwa dirinya menangis dan beribadah terus menerus karena takut kepada Allah atas dosanya sehingga ia dapat khusuk beribadah.

Barsahpun ingin meniru, tamu itu menyarankan agar Barsah berbuat dosa, tapi barsah tidak setuj, dari berbagai macam dosa yang ditawarkan setan, Barsah akhirnya setuju dengan dosa kecil yaitu : ” minum sedikit minuman keras ” karena Barsah berpikir minum sedikit minuman keras paling hanya dosa kecil dan tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Atas saran tamu itu agar tidak diketahui orang Barsahpun pergi membeli minuman keras diujung kota pada malam hari dengan menyamar. Kebetetulan yang menjual minuman keras adalah suami isteri tapi saat itu suaminya sedang pergi. Barsahpun membeli minuman keras dan meminumnya, karena Barsah tidak pernah minum minuman keras meskipun tidak banyak Barsah pun mabuk, saat mabuk setanpun membawa teman-temanya untuk mempengaruhi Barsah dan wanita bersuami untuk bertingkah laku yang merangsang Barsah, karena mabuk Barsahpun mejadi kehilangan akal sehingga mudah tergoda setan  dan dalam keadaan mabuk menzinahi wanita tersebut.

Setengah sadar dalam pengaruh minuman keras Barsah kaget dan bingung karena telah menzinahi wanita bersuami itu dan Barsah bingung karena tahu akibatnya dirinya akan dirajam penduduk kota jika diketahui menzinahi wanita itu.

Didalam kebingungannya setanpun berbisik dalam hatinya agar Barsah membunuh wanita itu daripada wanita itu hidup akan melapor pada suaminya bahwa yang mezinahi dirinya adalah Barsah yang sangat terkenal itu. Barsahpun akhirnya terbujuk untuk membunuh dan mengubur wanita itu dibelakang warung wanita itu pada malam itu juga dan paginya Barsah pulang ke rumahnya.

Setanpun tidak tinggal diam dengan kelicikannya dia memberitahu suami dari wanita itu bahwa dirinya tahu dan bisa menjadi saksi jika Barsah telah memerkosa, membunuh dan mengubur isteri dari penjual minuman keras itu, Pagi itu juga Suami dari wanita yang diperkosa Barsah mengumpulkan penduduk kota untuk membongkar tanah dibelakang warung itu, dan ternyata benar isteri nya dikubur disitu akhirnya siang itu juga Barsahpun ditangkap beramai-ramai oleh suami dan penduduk kota untuk dirajam.

Siang itu Barsah dirajam , saat dirajam Barsahpun sadar jika dirinya telah melakukan kesalahan besar telah memerkosa dan membunuh isteri penjual minuman keras itu. Saat Barzah dirajam Setan datang dan menawari pertolongan pada Barsah terjadilah dialog berikut:

Setan : “Hai Barzah bagaimana keaadaanmu sekarang dan siapa yang dapat menolongmu sekarang”?
Barzah : “Sungguh setan celaka, kamu telah menjerumuskan aku sehingga aku menjadi seperti ini”.
Setan : “Betul aku ini setan tapi saat ini tidak ada yang dapat menolongmu kecuali aku, hanya aku yang dapat membebaskanmu dalam sekejab membawamu dari sini dan kamu akan dapat beribadah lagi seperti sebelumnya” “ kuberitahu Tuhanmu tidak akan menolongmu karena dosamu sungguh sangat besar. Hanya aku yang dapat segera menolongmu cukup sujudlah padaku pasti aku segera menolongmu”.

Barzah sudah tidak tahan dengan banyaknya batu yang dilemparkan kepadanya dan putus asa karena akan segera menghadapi kematian didepan mata oleh karena itu mendengar tawaran setan Barsahpun menerimanya.

Barzah : Bagaimana aku dapat minta sujud padamu sedangkan badanku terikat kuat dengan tiang dan tali ini.
Setan : Cukup anggukkan kepalamu dan pejamkan matamu untuk sujud kepadaku, aku pasti menolongmu.
Barsah : Baiklah…….
Barsahpun memejamkan matanya dan menundukkan kepala untuk bersujud kepada Setan, Saat itu juga Allah SWT mencabut nyawa Barsah sehingga Barsahpun meninggal dalam keadaan Kafir….

Naudzubillahimindzalik

Hikmah dari cerita diatas:
Jangan menganggap enteng minum minuman keras karena siapapun yang minum minuman keras itu baik banyak maupun sedikit jika saat itu Allah berkehendak, sewaktu waktu Allah dapat mengambil nyawa orang tersebut. Nisacaya tidak akan pernah masuk surga orang dalam keadaan demikian apalagi orang tersebut belum bertobat.

Jika seseorang minum minuman keras, zat yang memabukkan dalam minuman keras itu ada dalam darah dan baru hilang setelah 40 hari artinya sejak minum sampai 40 hari kedepan orang itu dalam keadaan kafir dan akan masuk neraka jika mati pada saat itu kecuali orang tersebut bertobat sebelum mati. Hal ini dapat dimengerti karena minuman keras itu masih ada dalam darah orang tersebut sampai 40 hari lamanya juga diterangkan dalam Hadist Nabi SAW yaitu:

Dari Ibnu Umar ra. berkata, Siapa yang meminum khamar meski tidak sampai mabuk, tidak diterima shalatnya selagi masih ada tersisa di mulutnya atau tenggorokannya. Apabila dia mati maka dia mati dalam keadaan kafir. Bila sampai mabuk, maka tidak diterima shalatnya 40 malam. Dan bila dia mati maka matinya kafir.(HR An Nasai)

Dari Abdullah bin Amr berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, Orang yang minum khamar lalu mabuk, tidak diterima shalatnya 40 hari. Bila dia mati masuk neraka. Bila dia taubat, maka Allah akan mengampuninya. Namun bila kembali minum khamar dan mabuk, tidak diterima shalatnya 40 hari. Bila mati masuk neraka. Bila dia kembali minum, maka hak Allah untuk memberinya minum dari Radghatul Khabal di hari kiamat. Para shahabat bertanya, Ya Rasulallah, apakah Radaghatul khabal? Beliau menjawab, Perasan penduduk neraka.(HR Ibnu Majah)

Hadis riwayat Ibnu Umar ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Setiap minuman yang memabukkan adalah khamar dan setiap yang memabukkan adalah haram. Barang siapa minum khamar di dunia lalu ia mati dalam keadaan masih tetap meminumnya (kecanduan) dan tidak bertobat, maka ia tidak akan dapat meminumnya di akhirat (di surga). (Shahih Muslim No.3733)

Comments (21) »

Rahasia Menikah Anugrah Luar biasa dari Allah SWT

Kenapa saya mengatakan : “Rahasia Menikah itu adalah anugrah luar biasa dari Allah SWT ?”  karena Allah SWT  memberikan  balasan   bagi hambanya yang mau mengikuti perintah-Nya untuk menikah  yaitu dengan memberikan hadiah atau anugerah luarbiasa khusus bagi orang yang telah menikah. (Boleh iri bagi yang belum nikah) .  Sebagian  Rahasia anugrah yang luarbiasa itu telah ditunjukkan oleh Allah SWT dan Rasullullah Sallahu Alaihi Wassalam  yaitu :

1. Menikah dapat Meluaskan rejeki

Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang patut (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS.An Nuur 32)

2. Berhak mendapat pertolongan Allah

Sabda Rasulullah saw,”Tiga orang yang memiliki hak atas Allah menolong mereka : seorang yang berjihad di jalan Allah, seorang budak (berada didalam perjanjian antara dirinya dengan tuannya) yang menginginkan penunaian dan seorang menikah yang ingin menjaga kehormatannya.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Hakim dari hadits Abu Hurairoh)

3.  Memperbaiki akhlak dan Martabat

Rasullullah SAW bersabda : kawinkanlah orang-orang yang masih sendirian diatara kamu sesungguhnya Allah akan memperbaiki Ahklak, meluaskan rezeki dan keluhuran mereka( Al Hadist)

4. Pahala Ibadah menjadi berlipat-lipat

Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah berkeluarga lebih baik, daripada 70 rakaat yang diamalkan oleh jejaka (atau perawan)” (HR. Ibnu Ady dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah)

5. Mudah mendapatkan pahala

“Dalam kemaluanmu itu ada sedekah.” Sahabat lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kita mendapat pahala dengan menggauli istri kita?.” Rasulullah menjawab, “Bukankah jika kalian menyalurkan nafsu di jalan yang haram akan berdosa? Maka begitu juga sebaliknya, bila disalurkan di jalan yang halal, kalian akan berpahala.” (HR. Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah)

6.Menikah lebih Berpeluang  masuk surga dari orang yang tidak menikah

Rasullullah SAW bersabda : : seburuk-buruk kalian,  adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian , adalah yang tidak menikah (HR. Bukhari)

Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang hidup membujang, dan kematian kamu semua yang paling hina adalah kematian orang yang memilih hidup membujang (HR. Abu Y. dan Thabrani).

7. Dan masih banyak rahasia dan  anugrah yang lain yang diberikan Alah kepada hamba-Nya,  Simak  cerita saya  dibawah:

Dulu saya  pernah menjadi anggota  keluarga besar    IPTN tapi bukan Industri Pesawat Terbang Nurtanio lho ..tapi  IPTN  ( Ikatan Pemuda –pemudi Telat Nikah) yang disalip / didahului nikah oleh adik saya. Pada waktu saya masih baru -barunya menikah, saya  bertemu dengan adik  di rumah Ibu, saya ditanya oleh adik saya: “piye mas rasane (nikah) ?”.  “ Gelo (kecewa) ” kata saya ( sambil bercanda serius nunjukkin muka menyesal)  … “Lho kok  keno opo? Kata adik saya nggak kurang serius …  “ Gelo  nang opo nggak biyen- biyen (dari dulu)  nikah” Ha.ha.ha….jawab saya.    Adik sayapun  ikut  tersenyum : He.he..he….  sambil berkata : Diandani (dibilangin)  nggak percoyo……..  enak,..to…?

Benar Demi Allah … dalam hati saya menyalahkan diri saya  kenapa tidak dari dulu saja saya menikah,  Yang pasti jawabannya : Karena waktu itu saya memang  tidak tahu Rahasia Menikah, selain itu  saya mempunyai banyak alasan  yang berdasarkan   Logika saya anggap benar untuk menunda nikah   sehingga dengan alasan berdasarkan Logika itu sayapun jadi keterusan membujang , jika saya tahu rahasia menikah itu ternyata sangat luarbiasa, sudah  pasti sejak dulu saya  menikah.

Dulu saat saya  sudah cukup mempunyai bekal untuk menikah,  ada…. saja alasan saya untuk menunda nikah, Sekarang setelah menikah  saya benar-benar sadar  karena:  “Alasan saya waktu itu banyak salahnya dari pada benarnya meskipun alasan itu jika dilogika banyak benar dari pada salahnya” akan tetapi  rahasia  Allah yang membuktikan  bahwa tidak selamanya Logika itu benar, yang pasti benar adalah perintah Allah dan Rasul-Nya yaitu Jika sudah berpenghasilan  segera  Menikah

” Menikah itu Ibadah” pasti banyak hambatannya,  karena itu  bagi sebagian besar  Laki-laki pasti berat untuk menyatakan kesanggupan menikah jika belum yakin dengan pasangannya serta  bekal yang cukup untuk menikah   begitu juga bagi wanita  juga akan  sulit memutuskan  menerima atau menanyakan  nikah jika belum  cocok dengan pasangannya, tapi yang harus diketahui adalah:

“Rezeki dan Jodoh adalah rahasia Allah SWT jangan bermain logika untuk alasan menunda nikah  pasrahkan saja kepada Allah pasti semua masalah yang mengganjal akan terselesaikan

Ini artinya semua  alasan  seperti : belum cukup bekal menikah, calon suami/isteri tidak kaya , ganteng /cantik , dll tidaklah benar karena ukuran cukup bekal dan kaya bagi setiap orang berbeda dan rejeki ditangan Allah, Sedangkan alasan  seperti  pasangan sekarang masih kurang cantik/ ganteng, kurang baik , belum cocok dll tidak tepat karena Pasangan yang cantik atau ganteng tidak menjamin akan setia pada pasanggannya sedangkan jika ada kekurangan lain pada calon pasangan harap diingat : Tidak ada manusia yang sempurna pasti ada kelebihan dan kekurangannya. “

Waktu tidak bisa diputar balik kembali . Jika waktu bisa diputar balik kembali  tanpa ragu “Saya Yakin 1000% “:  Saya akan segera  menikah secepatnya selagi muda karena sekarang saya tahu alasannya dan sayapun dengan  yakin mengatakan:  “Jangan ragu untuk menikah”, terutama bagi laki-laki yang sudah bisa mencari nafkah dan Wanita yang sudah ada jodoh/ pacar bisa memutuskan untuk  menikah, atau setidaknya jika masih pacaran (meskipun di agama islam tidak ada pacaran)  tetap harus ditanya kapan menikah,   jangan sampai hanya pacaran saja apalagi sampai “ Habis manis sepah dibuang “  Anda akan menjadi tahu kenapa menikah adalah Anugrah luar biasa dar Allah SWT.

Yang harus diingat :

“Menikah itu ibadah, Ibadah itu berat dan banyak kendalanya tapi jika bisa melaluinya akan begitu  besar pahalanya”.

Setan tidak suka dengan  pernikahan karena menjadikan manusia penuh dengan pahala, sehingga dengan berbagai cara, setan pasti  akan menggagalkan rencana pernikahan  agar pasangan tersebut tidak jadi menikah dan membujang selama mungkin, banyak contoh kejadiannya untuk itu. Jika suatu pasangan melakukan  pernikahan  .. setan akan menangis sedih kecewa  karena  telah gagal  dalam misinya menjerumuskan manusia  selain itu Setan akan merasa rendah terhina tidak bisa menyombongkan diri  karena  tugasnya dianggap gagal total  dan tidak berguna oleh pemimpinnya.

Setan akan dianggap sukses dan bisa menyombongkan diri di kelompoknya  jika tugasnya membuat manusia bisa tetap membujang.  “Suatu Kegagalan besar jika manusia bujang sampai menikah”  karena jika menikah manusia itu menjadi banyak berpahala, dilindungi Allah , diluaskan rezeki dll.

Kesempatan setan  menggunakan jasa manusia guna mendekati lawan jenisnya berbuat maksiat  menjadi berkurang karena pernikahan, Type manusia yang paling disukai setan adalah Laki-laki atau perempuan yang Ganteng atau cantik, bersifat baik, punya penghasilan besar  tapi sedikit mempunyai  pengetahuan agama karena  manusia type ini bisa dengan mudah mempengaruhi lawan jenis untuk berbuat maksiat  dan melupakan  Tuhannya  sehingga orang baikpun bisa menjadi rusak akhlaknya

Oleh karena jalan Pernikahan adalah hal yang tepat bagi orang yang baik  agar orang yang baik tidak menggoda  / tergoda lawan jenisnya sehingga terhindar dari perbuatan yang dilarang agama.

Menikah gampang buat pahala dan banyak  enaknya daripada nggak enaknya Contoh paling mudah :

Buat pahala gampang banget cukup datangi isteri/ suami  iak..iuk  sudah nikmat  dapat pahala lagi… kalau dihitung sudah banyak saya buat pahala  yaitu sejak 17 Desember 2009 coba kalau saya menikah sebelum itu pasti lebih banyak lagi  tabungan pahalanya…
Ini Hadistnya :

Dalam kemaluanmu itu ada sedekah.” Sahabat lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kita mendapat pahala dengan menggauli istri kita?.” Rasulullah menjawab, “Bukankah jika kalian menyalurkan nafsu di jalan yang haram akan berdosa? Maka begitu juga sebaliknya, bila disalurkan di jalan yang halal, kalian akan berpahala.” (HR. Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah)

Belum kebaikan –kebaikan yang lain seperti :
Hidup jadi lebih focus ke pekerjaan dan isteri sehingga pikiran lebih tenang dan tidak  kemana-mana
Ada teman ngobrol dan bercanda, ada yang nyiapain makan, baju kerja, mijitin jika cape  pokoknya semuanya deh… (makasih ya isteriku…)

Nah yang ini adalah janji Allah kepada  orang yang menikah  dan  ternyata bagi saya 100% benar  yaitu :Mendapatkan hak untuk  ditolong Allah, terjaga kehormatan, memperbaiki akhlak, meluaskan rezeki,  menambah keluhuran/ kehormatan.

Buktinya saya ditolong :
Banyak keinginan saya pada sesuatu  menjadi  terlaksana setelah menikah  dengan pertolongan dan diberi kemudahan  oleh Allah , Terjaga kehormatan karena ada penyaluran nafsu kepada isteri,  Ahlak merasa lebih baik karena lebih  nyaman dalam beribadah,  meluaskan rezeki alhamdulllah Allah selalu memberikan rezekinya untuk kami sekeluarga Menambah keluhuran dan dan kehormatan Alhamdulillah Allah  memberikannya dll.

Anda tidak akan  tahu kebaikan-kebaikan menikah  yang lain selain yang saya sebutkan diatas jika anda sendiri tidak  mencobanya….

“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan mengkayakan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur (24) : 32).

Jika ingin menikah sesuai petunjuk Rasullullah SAW  berikut pilihannya:

1. Niat  artinya Nikahlah dengan Niat  karena IBADAH  yaitu ingin menjaga pandangan dan nafsunya.  Yang namanya Ibadah pasti berat dan banyak tantangannya oleh karena hadapi tantangan tersebut dengan niat karena ibadah. Janganlah menikah karena  faktor lain seperti karena kekayaan, kecantikan/ketampanan dan kedudukan  karena hanya akan mendapat  kebahagiaan sementara tanpa senantiasa mendapat kebarakahan dari Allah SWT.

“Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya” (HR. Thabrani)

2. Pilih karena agamanya artinya  orang tersebut memiliki pengetahuan agama yang cukup, minimal tidak suka meninggalkan sholat, setelah itu baru pilih kedudukan, kekayaan, kecantikan/ketampanan dan keturunan pasti kebahagian yang diperoleh saya berani jamin 100% untuk itu.

“Dari Jabir r.a., Sesungguhnya Nabi SAW. telah bersabda : Sesungguhnya perempuan itu dinikahi orang karena agamanya, kedudukan, hartanya, dan kecantikannya ; maka pilihlah yang beragama” (HR. Muslim dan Tirmidzi)

3. Sebaiknya pilihlah wanita  yang masih gadis  bukan janda cerai 

Khusus bagi seorang laki-laki / perempuan yang belum pernah menikah dan berniat akan   menikah dengan seorang janda / duda

PERHATIKAN :  Akan lebih baik jika  janda /duda  yang dipilih  adalah  janda/duda   karena ditinggal mati suami / isterinya  atau paling tidak karena ditinggal selingkuh pasangannya bukan karena faktor lain seperti tidak cocok sifat, kurang nafkah dll. Memang tidak semua janda/duda cerai tidak baik  banyak juga yang  baik tapi jika anda mau berfikir dan mau merunut  kisah dari awal menikah sampai terjadi perceraian pada janda/duda  cerai tersebut pasti ada  tatanan agama  (misal kesabaran, nafkah , kesetiaan , tidak egois dll) yang  dilanggar baik oleh  pihak laki-laki atau perempuan  sehingga perkawinan tidak berjalan sebagaimana mestinya sehingga terjadilah perceraian ,  oleh karena itu bisa dibuktikan bahwa  menikah dengan wanita yang masih gadis (perawan)/ jejaka  akan lebih banyak kebaikannya daripada menikah dengan seorang janda / duda cerai  terutama  dan pasti 99,99% benar  adalah wanita yang menjadin janda karena  wanita /laki -laki itu BERSELINGKUH (zina) kemudian dicerai suami /isterinya.  Wanita janda tukang SELINGKUH seperti ini sangatlah tidak baik jika tidak mau dibilang  wanita kotor /sampah dan bagi seorang laki-laki muslim sangatlah tidak pantas jika menikah dengan wanita janda seperti type ini, Hal yang sama juga berlaku bagi duda tukang SELINGKUH  yang bercerai  karena dirinya berselingkuh /zina. Dalam islam wanita/laki-laki  seperti ini hanya patut untuk dirajam /dilempar batu sampai mati karena teramat hinanya wanita/laki-laki tersebut.

Ketika Jabir menikahi seorang janda, Rasulullah bertanya kepadanya, “Mengapa engkau tidak menikahi seorang gadis sehingga kalian bisa saling bercanda ria? …yang dapat saling mengigit bibir denganmu.” (HR. Bukhari (nomor 5079) dan Muslim (II:1087)

4.  Pilihlah perempuan atau lelaki yang bisa menjaga kehormatannya

Menikah adalah membuat kontrak seumur hidup dengan pasangan kita jika pasangan kita salah bukan berarti harus putus kontrak tapi diperbaiki kesalahannya, Perempuan atau lelaki yang bisa menjaga kehormatan adalah jaminan / garansi bahwa  kontrak akan dapat berlaku seumur hidup. Untuk memilih wanita Rasullullah SAW menyarankan:

Dari Amr Ibnu As, Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasannya ialah wanita shalihah.(HR. Muslim, Ibnu Majah dan An Nasai).


5. Menikahlah dengan wanita atau lelaki yang dicintai
Kawinlah dengan wanita yang mencintaimu dan yang mampu beranak. Sesungguhnya aku akan membanggakan kamu sebagai umat yang terbanyak (HR. Abu Dawud).

Jika  Anda masih tetap enggan menikah dan lebih suka berpacaran  maka perhatikan hadist Rasullullah SAW berikut :

Rasulullah SAW bersabda: “Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka, bukan golonganku !”(HR. Ibnu Majah, dari Aisyah r.a.).

“Sungguh kepala salah seorang diantara kamu ditusuk dengan jarum dari besi lebih baik, daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya” (HR. Thabrani dan Baihaqi)

Rasulullah SAW. bersabda : “Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah” (HR. Bukhari).

Jika semua hadist diatas masih dirasa kurang  cukup coba perhatikan Fase kehidupan manusia yang harus dilakukan jika tidak dilakukan akan terjadi masalah dan ketidakseimbangan hidup .

Fase kehidupan manusia adalah Fase siklus  kejadian alamiah yang urut  berkesinambungan  dan harus dilakukan jika tidak dilakukan akan dikatakan “abnomal” (bermasalah)  atau  seperti program dalam computer yang  jelas urutan programnya jika tidak dilaksanakan  program tersebut akan  terjadi “error”.

Fase kehidupan manusia dilihat dari apa yang harus dikerjakan adalah sebagai berikut:

Nangis – Sekolah – Kerja – Nikah – Punya Anak – Pensiun – Mati – Surga/ Neraka

Bayi lahir  harus nangis jika tidak nangis tidak normal/bermasalah,  setelah tumbuh menjadi  Anak harus sekolah tidak sekolah bermasalah,  setelah sekolah selesai  harus kerja jika tidak kerja bermasalah,  setelah  bekerja mendapat penghasilan ya harus   Menikah jika tidak menikah akan  bermasalah,   setelah Menikah Punya Anak  jika  tidak mempunyai anak akan bermasalah,  setelah punya anak menjadi   Tua Istirahat jika  tidak istirahat masalah   setelah tua …. ya  Mati.

Nah sehina –hina  orang mati menurut Islam adalah orang yang tidak menikah…. Apalagi  jika smapai mati masih  belum bertobat  … akan kemana nantinya .. anda pasti bisa menjawabnya…

Comments (27) »

Penyebab Doa Tidak Dikabulkan Allah

Penyebab Doa Tidak Dikabulkan Allah

Jumat malam (21/05) sehabis main bulutangkis saya ngobrol dengan salah satu teman main Bulutangkis, saking asyiknya ngobrol lupa kalau jam sudah menunjukkan pukul 00.30 karena belum puas, pembicaraan kami lanjutkan dirumah. Inti pembicaraan adalah teman saya ini menanyakan kenapa doanya belum juga dikabulkan dan dirinya belum juga merasakan terkabulnya doa sesuai dengan apa yang dia inginkan setelah mendekat dengan Allah bahkan ada musibah yang dia dapatkan.

Semua orang yang berdoa kepada Allah pasti dikabulkan 1000%  (lihat : Mintalah Kepadaku Pasti Kuberi.. di hal bawah)  dan tidak ada usaha yang sia-sia dalam berdoa kepada Allah, bahkan datangnya musibah yang menimpa pertanda Allah suka dan berkenan dekat pada hambanya perhatikan Hadist2 berikut :

Tiada seorang berdo’a kepada Allah dengan suatu do’a, kecuali dikabulkanNya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa. (HR. Ath-Thabrani)

Sesungguhnya, besarnya balasan sesuai dengan besarnya musibah. Dan sesungguhnya jika Allah mencintai kepada suatu kaum, maka mereka akan diuji dengan berbagai macam musibah. Barang siapa yang ridho, maka dia akan diridhoi oleh Allah. Dan barang siapa yang tidak menerima (atas musibah tersebut), maka dia akan dimurkai Allah.” (H.R. Turmudzi, dia berkata: Hadis Hasan)

Dari Aisyah ra., dia berkata: bahwa Rasulullah telah bersabda: “Sesungguhnya orang-orang shalih akan diperberat (musibah) atas mereka. Dan tidaklah seorang mukmin tertimpa suatu musibah, seperti tertusuk duri atau lebih ringan dari itu, kecuali akan dihapus dosa-dosanya dan akan ditingkatkan derajatnya”. (H.R. Ahmad, Ibnu Hibban, al-Hakim dan Baihaqi)

Hadist riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Akan dikabulkan doa seseorang di antara kamu sekalian selama dia tidak terburu-buru berkata: Aku sudah berdoa, tetapi aku tidak atau belum dikabulkan
. (Shahih Muslim No.4916)


Banyak orang yang berdoa kepada Allah tetapi belum dikabulkan didunia oleh karena itu agar doa kita segera terkabul  kita harus mengetahui hal-hal yang menyebabkan doa tidak dikabulkan oleh Allah yaitu :

1. Makan, minum dan berpakaian didapatkan dari yang haram

Dari Abu Hurairah RA dia berkata: Rasulullah SAW bersabda:

Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah itu Maha Baik dan tidak menerima kecuali yang baik. Sesungguhnya Allah Ta’ala memerintahkan kaum mukminin dengan perintah yang juga Dia tujukan kepada para rasul, “Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Mukminun: 51) dan Dia juga berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah. (QS. Al-Baqarah: 172) Kemudian beliau menyebutkan seseorang yang letih dalam perjalanannya, rambutnya berantakan, dan kakinya berpasir, seraya dia menengadahkan kedua tanganya ke langit dan berkata, “Wahai Rabbku, wahai Rabbku.” Padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan dia diberi makan dari yang haram, maka bagaimana mungkin doanya akan dikabulkan. HR. Muslim no. 1015

2. Tidak sabar dan terburu-buru doa ingin segera dikabulkan

Hadist riwayat Abu Hurairah ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Akan dikabulkan doa seseorang di antara kamu sekalian selama dia tidak terburu-buru berkata: Aku sudah berdoa, tetapi aku tidak atau belum dikabulkan. (Shahih Muslim No.4916)

3. Bermaksiat, meninggalkan kewajiban dan membiarkan suatu kejahatan

Hendaknya kalian memerintah-kan yang ma’ruf dan melarang yang mungkar, atau Allah akan mengirim-kan siksaNya kepada kalian, lalu kalian berdoa kepadaNya, tetapi tidak dikabulkan.” (HR. At-Tirmidzi dan di-hasan-kannya).

4. Tidak mau menolong orang yang sedang kesempitan (kesusahan)

Barangsiapa ingin agar do’anya terkabul dan kesulitan-kesulitannya teratasi hendaklah dia menolong orang yang dalam kesempitan. (HR. Ahmad)

5. Lupa memuji Allah dan membaca Sholawat Nabi sebelum berdoa

Jika salah seorang di antara kamu berdoa, hendaknya memulai dengan memuji dan menyanjung Tuhannya, dan bershalawat kepada Nabi , kemudian berdoa apa yang dia kehendaki.” (HR. Abu Daud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ahmad, di-shahih-kan oleh Al-Albani).

Dari Aliz ia berkata, “Setiap do’a terhalang, sehingga diucapkan shalawat atas Muhammad dan keluarga Muhammad.”(riwayat ath-Thabrani dan dishahihkan oleh al-Albani dengan hadits yang lain)

6. Berdoa dengan hati lalai dan suara yang keras

Berdoalah kepada Tuhan kalian dengan merendahkan diri dan suara pelan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (Al-A’raf: 55).

7. Lupa mendoakan sudara muslim yang lainnya

Imam Muslim dari Ummud Darda ra., bahwasannya Rasulullah SAW bersabda, Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata : aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan (Kitab Shahih Muslim no. 2733)

8. Lupa mendoakan orang tuanya

Comments (18) »

Mintalah Kepadaku Pasti Kuberi.. ( Cara agar Doa cepat terkabul )

Mintalah Kepadaku Pasti Kuberi ….. Cara agar Doa cepat terkabul

Ya asal memintanya kepada Allah pasti diberi… sekali lagi saya tegaskan pasti diberi…! syaratnya asal yakin ! minta apapun… HP, Rumah, Isteri dll pasti diberi… Jalan sesat setan seperti korupsi ala Gayus, jual harga diri, menipu, bohong, mencuri dll nggak perlu dipakai karena cukup dengan minta kepada Allah semua keinginan kita pasti terkabul Asal tahu Rahasianya.

Bekerja dan berusaha mencari tambahan penghasilan memang penting karena dengan jalan ini orang akan mendapatkan uang dan dapat memenuhi segala kebutuhannya. Akan tetapi bagaimana jika penghasilan itu tidak cukup dan bagaimana solusi bagi orang-orang yang menginginkan sesuatu misal (rumah, mobil. isteri dll) tapi hari ini masih jauh diluar kemampuannya . Mau usaha modal tidak cukup dan tidak tahu harus mengerjakan apa? apakah orang ini boleh melanggar aturan Allah seperti menjual harga diri, korupsi dll demi mendapatkan barang yang dikehendaki? Tidak.. ! Allah memberikan solusi bagi orang yang percaya dan tawakal kepada Allah dan tetap bertahan dengan jalan yang jujur dan diridhoi oleh Allah SWT. Sungguh tidak adil jika Setan punya solusi untuk kaya tidak pakai lama seperti korupsi, mencuri dll. Jika jalan yang Halal tidak ada.

Berdoa dan minta kepada Sang Pencipta (Allah) adalah solusi dan sangat penting bagi kita karena dengan Berdoa dan Tawakal kepada Allah, Allah akan memberi rejeki dari arah yang tidak kita sangka. Beda bila kita bekerja tanpa doa, Rejeki akan datang dari arah yang kita sangka yaitu dari tempat kita bekerja yang datang setiap akhir bulan / gajian atau penghasilan yang kita peroleh sebatas hasil yang kita usahakan secara normal Oleh karena itu Perhatikan Firman Allah berikut :

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” QS. Ath-Thalaq (65) : 2- 4

Minta kepada Allah pasti dikabulkan karena Allah sesuai dengan prasangka hambanya jika seorang hamba berprasangka Allah dekat dan permintaannya pasti diberi oleh Allah, pastilah Allahpun dekat dan akan memberi apa yang diminta oleh hambanya sesuai dengan Hadist berikut :

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Allah Taala berfirman: Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan Aku selalu bersamanya ketika dia mengingat-Ku.
Apabila dia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku pun akan mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam suatu jemaah manusia, maka Aku pun akan mengingatnya dalam suatu kumpulan makhluk yang lebih baik dari mereka. Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila dia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Dan apabila dia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari. (Shahih Muslim No.4832)

Jadi siapapun orangnya mau baik atau buruk, alim atau tidak bahkan untuk orang-orang yang kadang melanggar larangan Allah pun jika mau meminta kepada Allah pasti diberi asal mengetahui Cara meminta, Rahasia Waktu, adab dan syaratnya.

Kenapa pasti diberi oleh Allah dan apa alasannya? karena :

1. Disebutkan dalam Al Quran :

-Surat Al Mu”min (40) ayat 60

Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.

Janji Allah itu sangat benar dan pasti terlaksana beda dengan janji manusia yang bisa bohong dan belum tentu terlaksana karena dibatasi oleh ruang dan waktu. Didalam ayat yang lain Allah berfirman:

-Surat Al Baqoroh (2) ayat 186 :

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Jadi jika ingin segera dikabulkan doanya maka ikutilah segala perintah Allah seperti Sholat, Puasa dll dan hindarilah larangan-larangan Allah agar mendapatkan rezeki yang berkah membawa kebaikan dunia dan akhirat.

2. Salah satu dari sifat Allah (Asmaul Husna) yaitu Al Hayiy yang artinya Maha Pemalu. Allah akan malu tidak bisa memenuhi permintaan hambanya. Sangat mudah bagi Allah memenuhi berbagai permintaan manusia sedangkan mahluk hidup lain yang jumlahnya Miliaran Triliun semua dipenuhi rezekinya oleh Allah tanpa diminta, Sehingga jika sampai di minta Allah tidak bisa memberinya, Allah akan malu dan ini tidak mungkin terjadi..

Sesuai dengan Hadist Rasullullah SAW :

Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Murah hati. Allah malu bila ada hambaNya yang menengadahkan tangan (memohon kepada-Nya) lalu dibiarkannya kosong dan kecewa. (HR. Al Hakim)

Sesungguhnya Allah Maha pemalu dan pemurah. Dia malu bila seorang lelaki mengangkat kedua tangannya kepada-Nya lalu Dia mengembalikannya dalam keadaan kosong dan hampa.”
(Shahih, HR. Abu Dawud no. 1488 dan At-Tirmidzi no. 3556 dan beliau mengatakan hasan gharib. Dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

3. Allah adalah Maha Raja dari segala Raja . Allah Maha Kaya dari segala yang kaya, Maha Kuasa, Maha Agung, Maha Tinggi, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang dan Maha Adil sehingga Allah tidak akan pernah membeda-bedakan keinginan mahluk yang memintanya, Semua mahluk hidup yang jahat maupun yang baik semua dipenuhi kebutuhannya, yang melaksanakan perintah Allah atau tidak Allah juga tetap memberikannya. Meskipun waktu pemberiannya beda Allah PASTI memberinya.

Tiada seorang berdo’a kepada Allah dengan suatu do’a, kecuali dikabulkanNya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa. (HR. Ath-Thabrani)

Hadist riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Akan dikabulkan doa seseorang di antara kamu sekalian selama dia tidak terburu-buru berkata: Aku sudah berdoa, tetapi aku tidak atau belum dikabulkan
. (Shahih Muslim No.4916)

4. Allah yang mencipta kita, tidak mungkin/mustahil Pencipta tidak bisa memenuhi kebutuhan yang diciptanya. Berdasarkan pada pengalaman pribadi, tukar kawruh dan beberapa buku yang saya renungkan, Sebenarnya keinginan kita bisa cukup digambarkan saja dalam pikiran, diyakinkan dan diteguhkan dalam hati dan disertai hati yang ikhlas, bersyukur, dan selalu berprangka baik dan berpikir positif maka keinginan kita tanpa kita sadari sudah terjadi dan terlaksana.

Dulu (1997) saat ingin beli sepeda ontel saja saya tidak bisa, pas di rumah kakek Ds Butuh Temanggung ada tamu bawa mobil Hardtop bagus banget. Saya bayangin punya mobil seperti itu bahkan lebih bagus lagi yang saya inginkan: Hardtop warna Hijau metalik  Full Variasi dari Eksterior sampai  Interior.. Alhamdulillah …Sungguh luar biasa tanpa saya sadari …tahun 2000 keinginan tersebut terkabul persis seperti yang saya inginkan… Meskipun agak lama (3 tahun) tapi tetap saja keinginan itu Allah kabulkan padahal waktu itu keinginan dilakukan tanpa meminta hanya berangan kuat saja. Sekarang kalau permintaan yang kecil2 sih tidak pakai lama cepat juga terkabul bukan karena saya alim, mukmin, saleh dan taat beribadah… bukan ..bukan karena itu tapi karena Allah … Allah yang Maha Pengasih.. Allah yang Maha Penyayang… lagi Maha Pemurah …. Hambanya yang banyak dosa seperti saya tetap diberi…

Jadi bagaimana bila tanpa diminta saja Allah memberi apalagi sampai kita meminta. Meminta dengan cara yang sopan, waktunya pas dan  caranyapun  ditunjukkan oleh Sang Pemberi (Allah) , adabnya benar, perkataan halus sesuai Quran dan Hadist nabi, selain itu ditambah ibadah saat orang lain makan kita puasa, yang lain pelit kita sedekah, awal siang orang sibuk kita sholat duha, yang lain malam pada tidur kita bangun sholat tahajjud minta sesuatu…. “ Sangatlah tidak mungkin alias Impossible jika meminta dengan cara seperti itu kepada Allah tidak kabulkan “

Yang merubah nasib kita adalah diri kita sendiri bukan orang lain, Salah jika kita menginginkan suami atau isteri kaya dan kita akan jadi bahagia karenanya.. untuk sementara memang iya tapi bukan untuk selamanya sebab pastilah harga diri kita yang menjadi taruhannya kelak. Hanya karena agama hidup akan menjadi tentram bahagia. Perhatikan Firman Allah :

Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.
QS. ar-Ra’d (13) : 11

Jadi jelas bahwa kebahagiaan kita itu tergantung pada usaha diri kita sendiri bukan orang lain.

Merubah keadaan tidak harus Bekerja menyenangkan manusia yang umumnya bayarannya hanya uang, Bekerja menyenangkan Allah selain bayarannya uang (lewat orang lain) tapi juga akan ditambah dengan ketenangan dan kebahagiaan lahir batin.

Cara yang saya uraikan dibawah adalah bekerja untuk Allah (Meskipun Allah tidak perlu dibantu karena Allah bisa bekerja sendiri) tapi Allah suka dengan Manusia yang punya keinginan bekerja membantu Allah dan melakukan usaha yang menyenangkan Allah sehingga Allah suka dan segera memberikan apa yang kita inginkan .

Bekerja dan melakukan perbuatan yang membuat Allah suka adalah sebagai berikut:

1.Kapan dan dimana saja jika ingat Beristighfar mohon ampun kepada Allah sebanyak-banyaknya.

“Barangsiapa yang tetap melakukan istighfar, maka Allah subhaanahu wa ta’aala akan membebaskannya dari segala kesusahan dan melapangkannya dari setiap kesempitan serta akan memberinya rezeki dari jalan yang tidak diduganya.” (HR Abu Dawud 1297)

2.Bekerja dengan cara Menolong kepada orang yang lagi kesusahan atau sedekah

Barangsiapa ingin agar do’anya terkabul dan kesulitan-kesulitannya teratasi hendaklah dia menolong orang yang dalam kesempitan. (HR. Ahmad)

3. Melakukan perbuatan atau usaha yang membuat Allah suka dan dilakukan dengan cara special / khusus agar Allah lebih memperhatikan kita yaitu dengan cara :

a. Mulai detik ini perbanyaklah berdzikir menyebut nama Allah terutama nama Allah yang 99 yaitu Asmaul Husna. Sebutlah nama Allah sebanyak-banyaknya terutama nama Allah yang sesuai dengan permintaan kita . Dulu tahun 1999 saya pernah amalkan asmaul husna kepada orang yang merugikan saya dan hasilnya sungguh sangat luar biasa.. belum dari pengalaman orang lain dll.

Contoh : Dzikir Ya Rahman Ya Rahim ..( Yang Maha Pengasih & Yang Maha Penyayang) sebanyak-banyaknya orang akan banyak mengasihi kita tidak perlu pakai susuk atau pengasihan yang haram.

“Dan dzikirlah (ingatlah) Allah sebanyak-banyaknya, supaya kamu beruntung.” (QS. Al-Jumu’ah 62:10)

Allah mempunyai asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.QS. al-A’raf (7) : 180

b. Selain itu perbanyaklah baca Shalawat Nabi: “Allahumasholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad”

“Jika salah seorang di antara kamu berdoa, hendaknya memulai dengan memuji dan menyanjung Tuhannya, dan bershalawat kepada Nabi , kemudian berdoa apa yang dia kehendaki.” (HR. Abu Daud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ahmad, di-shahih-kan oleh Al-Albani).

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. QS. al-Ahzab (33) : 56

Rasulullah saw bersabda: “Barang-siapa yang membaca shalawat kepada-ku sekali, Allah akan memberikan balasan shalawat kepadanya sepuluh kali.”(HR. Muslim 1/288.)

Rasulullah l saw bersabda: “Sesungguh-nya Allah mempunyai para malaikat yang senantiasa berkeliling di bumi yang akan menyampaikan salam kepadaku dari umatku”. (HR. An-Nasa’i, Al-Hakim 2/421)

c. Bisa mulai bekerja dan berusaha mendekatkan diri pada Allah pada Minggu / Rabu malam agar esoknya bisa puasa sunat Senin atau Kamis meskipun hari lain atau nanti malam juga boleh (lebih cepat lebih baik )

Dari Aisyah, Nabi besar SAW. Memilih waktu puasa hari Senin dan hari Kamis. (Riwayat Tirmizi)

Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam pernah ditanya tentang puasa pada hari senin dan hari kamis, kemudian bersabda : “Sesungguhnya perbuatan
diperlihatkan pada setiap hari Senin dan hari Kamis, kemudian Allah
mengampuni setiap orang muslim atau orang Mukmin kecuali dua orang yang saling mendiamkan. Allah berfirman,’Tundalah pengampunan terhadap keduanya
(Riwayat Ahmad)

d. Bersuci dan berdoa sebelum tidur dengan membaca Alfatihah, S. Al Ikhlash, An Nash, Al Falaq kemudian Ayat kursi dan Shalawat Nabi.

Dari ‘Amr bin ‘Anbasah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Artinya :Tidaklah seorang hamba tidur dalam keadaan suci lalu terbangun pada malam hari kemudian memohon sesuatu tentang urusan dunia atau akhirat melainkan Allah akan mengabulkannya” . [Sunah Ibnu Majah, bab Doa 2/352 No. 3924. Dishahihkan oleh Al-Mundziri 1/371 No. 595]

“Rapatkan kedua telapak tangan, kemudian ditiup dan dibacakan surat Al-Ikhlash (Qul huwallaahu ahad), surat Al-Falaq (Qul a’uudzi bi rabbil-falaq), dan surat An-Naas (Qul a’uudzu bi rabbin-naas). Lalu, dengan kedua telapak tangan itu, bagian tubuh yang dapat dijangkau diusap. Mulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan.” (HR. Bukhari, Muslim, Malik, Abu Daud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan An-Nasa’i)

Setelah itu baca ayat Kursi (Al-Baqarah: 255) (HR. Bukhari)

Lalu baca surat Al-Baqarah ayat 285-286 (HR. Bukhari & Muslim)

Terakhir, baca doa sebelum tidur: “Bismika Allaahumma ahyaa wa amuut”. (Dengan namaMu, Ya Allah, aku hidup dan mati) (HR. Bukhari & Muslim)

e. Bangun untuk sholat Tahajjud pada sepertiga malam terakhir ( Jam 2-4 Pagi )

“Dan pada sebagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.(Surah al-Isra’ 17: 79)

Nabi, “Rabb kita turun pada setiap malam ke langit dunia, ketika tersisa sepertiga malam yang terakhir, lalu berfirman, ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku maka Aku kabulkan doanya. Siapa yang memohon kepada-Ku, siapa yang meminta ampunan kepada-Ku maka Aku memberikan ampunan baginya.’ Demikianlah hal itu terjadi hingga terbit fajar.” (HR. Bukhari & Muslim).

Shalat malam (Tahajud) tidak dibatasi jumlahnya, tetapi paling sedikit 2 ( dua ) raka’at. Yang paling utama kita kekalkan adalah 11 ( sebelas ) raka’at atau 13 ( tiga belas ) raka’at, dengan 2 ( dua ) raka’at shalat Iftitah. Cara (Kaifiat) mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 ( dua ) rakaat diakhiri satu salam. Sebagaimana diterangkan oleh Rosulullah SAW :“ Shalat malam itu, dua-dua.” ( HR Ahmad, Bukhari dan Muslim )

f. Saat sujud Berdoalah dengan suara yang lembut dan khusyu atau setiap selesai sholat Tahajjud Berdoalah dengan mengangkat kedua tangan dan Mohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa kita dengan mengucapkan : Astaghfirullah hal azhim.. sambil mengingat dosa yang telah kita perbuat sampai kira2 cukup kemudian Memuji kepada Allah dengan Asmaul Husna , Sholawat Nabi selanjutnya Berdoa dengan keinginan yang jelas, masuk akal dan suara yang pelan penuh pengharapan serta yakin doa pasti dikabulkan. Doakan orang tua terlebih dahulu dan umat islam sebelum kita memulai doa untuk diri kita sendiri

Dari Ibnu Abbas RA bahwa Rasulullah SAW bersabda.
“Artinya : Adapun pada waktu sujud, maka bersungguh-sungguhl ah berdoa sebab saat itu sangat tepat untuk dikabulkan
“. [Shahih Muslim, kitab Shalat bab Nahi An Qiratul Qur'an fi Ruku' wa Sujud 2/48]

Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
QS. al-A’raf (7) : 55

Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. QS. al-A’raf (7) : 56

“Allah mempunyai Asmaul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaul husna itu…(QS. Al-A’raf 7:180)

g. Setelah selesai sholat malam lakukan Sahur untuk niat puasa Senin atau Kamis pada pagi harinya. Dan pada sore harinya saat berbuka puasa berdoalah apa yang diinginkan

Dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash Radhiyallahu ‘anhu bahwa dia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa saat berbuka ada doa yang tidak ditolak”. [Sunan Ibnu Majah, bab Fis Siyam La Turaddu Da'watuhu 1/321 No. 1775. Hakim dalam kitab Mustadrak 1/422. Dishahihkan sanadnya oleh Bushairi dalam Misbahuz Zujaj 2/17].

h.Usahakan melakukan Sholat Dhuha minimal 4 rakaat maksimal 12 rakaat

Shalat Dhuha adalah shalat sunah yang dilakukan setelah terbit matahari sampai menjelang masuk waktu zhuhur. Afdhalnya dilakukan pada pagi hari disaat matahari sedang naik ( kira-kira jam 9.00 ). Shalat Dhuha lebih dikenal dengan shalat sunah untuk memohon rizki dari Allah, berdasarkan hadits Nabi SAW : ” Allah berfirman : Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( Shalat Dhuha ) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya ( HR.Hakim dan Thabrani ).

i. Sebelum keluar rumah (didalam rumah) bacalah Surat Al Ikhlas 7 kali (Pengalaman pribadi dan orang lain berdasarkan kitab yang saya pelajari )

j. Di jalan banyaklah beramal bersikap yang tidak merugikan orang lain, tidak mengeluh, banyak bersyukur, berpikir positip dan banyak berdzikir.

k. Sholat berjamaah di Masjid ditambah sholat sunat sebelum dan sesudah sholat wajib

Ibnu Abbas berkata. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Barangsiapa mendengar seruan muadzin dan tak ada udzur yang menghalanginya, shahabat bertanya. ‘Apakah udzur itu ?’ Rasulullah menjawab.’Rasa takut dan sakit’, maka shalat yang ia kerjakan tidak diterima” [Abu
Dawud di dalam Sunnannya 1/373 hadits no. 551]

“Artinya : Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah
shalat shubuh dan shalat isya’ seandainya mereka tahu apa yang ada pada keduanya tentu mereka akan mendatanginya walau dengan merangkak, aku ingin sekali supaya shalat ditegakkan dan memerintahkan seseorang menjadi imamnya
kemudian pergi bersama beberapa orang lelaki dengan membawa kayu bakar mendatangi kaum yang tidak mengerjakan shalat berjama’ah, lalu aku bakarrumah mereka dengan api” [Shahih Muslim 1/1,425 no. 651 kitab al-Masajid wamawadli'ush shalat bab.42]

Dari Aisyah RA bahwa Nabi SAW bersabda :” Dua rakaat fajar (shalat sunnat yang dikerjakan sebelum subuh) itu lebih baik daripada dunia dan seisinya. “ (HR Muslim)

Rasulullah SAW bersabda, Barangsiapa shalat dalam sehari semalam dua belas rakaat akan dibangun untuknya rumah di Surga, yaitu; empat rakaat sebelum Zhuhur dan dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sesudah Maghrib, dua rakaat sesudah Isya dan dua rakaat sebelum shalat Subuh.”” (HR. At-Tirmidzi, ia mengatakan, hadits ini hasan shahih).

Dari Ibnu Umar Radhiallaahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasalam bersabda : “Semoga Allah memberi rahmat bagi orang yang shalat empat rakaat sebelum Ashar.” (HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi, ia mengatakan, hadits ini hasan)

Dari Aisyah : “Adalah nabi saw. Shalat sebelas rakaat di antara shalat Isya dan terbit fajar. Beliau memberi salam setiap dua rakaat dan yang penghabisan satu rakaat” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Tambahan :

Di Masjid Al Musyawaroh  Kelapa Gading Jakarta Utara pada ceramah Tarawih Ramadhan 1413H kemarin oleh ustadz dari Wisata Rohani Jakarta, Diterangkan bahwa Sholat Jamaah di masjid disertai sholat sunat Rawatib tanpa putus selama + 1bulan  dapat menyegerakan doa /suatu keinginan.  Ustadz tsb menceritakan telah didatangi seorang Penjual permen keliling dan isterinya yang  putus asa karena  tidak bisa bayar sekolah anaknya. Oleh ustadz tsb  di sarankan sholat jamah dan sholat sunat. Sampai di rumah Si Penjual permen ragu. Mosok minta jalan  dibayarkan sekolah anak malah disuruh sholat, tapi setelah tidak tega  melihat anak malu tidak masuk sekolah  dan  waktunya juga semakin mepet, Si Penjual  permenpun pasrah karena  tidak ada jalan lain lagi untuk bayar. Yakin pertolongan Allah pasti datang maka Si Penjual permen melakukan sholat wajib berjamaah dan sholat sunat tanpa putus, setelah melalui beberapa godaan  seperti, susah cari teman jamaah, tidak laku jualan setelah sholat jamaah dll  dan tetap melakukan sholat jamaah tanpa putus, akhirnya   tidak lama kemudian  datanglah pertolongan Allah lewat orang lain sehingga Si Penjual Permen bisa membayar sekolah anaknya.

Doa dan keinginan si Penjual permen telah dikabulkan oleh Allah karena sholat Jamaah dan Sunat Rawatib tanpa putus.

l. Saat Adzan dan Iqomah berdoalah.

Do’a yang diucapkan antara azan dan iqomat tidak ditolak (oleh Allah). (HR. Ahmad)

Setelah anda minta ternyata belum juga diberi oleh Allah terus bagaimana menyikapinya?:

Hadist riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Akan dikabulkan doa seseorang di antara kamu sekalian selama dia tidak terburu-buru berkata: Aku sudah berdoa, tetapi aku tidak atau belum dikabulkan
. (Shahih Muslim No.4916)

Tiada seorang berdo’a kepada Allah dengan suatu do’a, kecuali dikabulkanNya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa. (HR. Ath-Thabrani)

Bersyukurlah dengan apa yang diberikan oleh Allah selama ini, Bisa lihat, bisa jalan, sehat..dst… perhatikan Firman Allah :

“Dan ketika Tuhan-mu mengumumkan’Jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak karunia kepadamu; dan jika kamu tidak mensyukuri, sesungguhnya azabku sangat keras’ “ (QS Ibrahim [14]: 8 )

“Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri, dan barangsiapa yang kufur (tidak bersyukur), maka sesungguhnya Tuhanku Maha kaya (tidak membutuhka sesuatu) lagi Mahamulia” (QS An-Naml [27]: 40)

Tugas anda hanya meminta/berdoa tidak perlu anda memikirkan caranya agar keinginan terkabul, Allah yang akan memberikan jalan keluar dan rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.

Tidak ada yang sia-sia dalam usaha bekerja mendekatkan diri kepada Allah karena cepat atau lambat permintaan kepada Allah pasti diberi…

Mulailah dari yang paling mudah…dst otomatis ibadah kita nanti akan meningkat dengan sendirinya. sekali-lagi…. tidak ada sedikitpun yang sia-sia dalam berdoa karena jawaban kecil dari doa kita kepada Allah yang sering tidak kita sadari adalah kita dilindungi Allah  dari musibah…

Jangan ditunda segera saja jemput rejeki anda …Lawan setan yang  berusaha membujuk diri kita untuk malas dan tidak yakin berhasil dalam berusaha dengan cara diatas … Saya yakin kita  pasti bisa.. mulailah  dengan mengucapkan : Astaghfirullahaladzim… Audzubillahiminisyaitonirrojim…  Bismillahirrohmannirohim…

Allah pasti memberi orang yang meminta kepadaNya.. Amin.

 

Hadiah spesial

Comments (281) »

17 Tindakan Perbuatan Isteri yang Paling Disukai Suami

17 Tindakan Perbuatan Isteri yang Paling Disukai Suami

1. Mendoakan dan Bersyukur dengan pemberian suami

Tindakan Isteri nomor 1 yang paling disukai oleh Suami dan membuat semua Suami di dunia ini akan merasa sangat bahagia adalah apabila isteri selalu bersyukur dan berterima kasih kepada suami atas pemberian suami (tempat tinggal, makan dan pakaian dll) tanpa mengeluh dan mengucapkan syukur pada Allah, selanjutnya Isteri dengan sabar beribadah  memohon pada Allah untuk mendoakan suaminya.

 

2. Setia ,Bersikap jujur dan terbuka pada Suami

Suami bahagia jika isteri tidak membohonginya, setia  dan selalu terbuka bercerita pada suaminya tentang keadaan dirinya dan orang-orang disekitarnya.

 

3. Tidak menunda -nunda perintah suami

Suami sangat menyukai jika perintahnya segera dilaksanakan, dan akan merasa kesal jika ditunda-tunda pelaksanaanya kesannya tidak menghargai dan menyepelekan suami.

 

4. Mengelola dengan baik penghasilan suami, tidak boros dan bijak dalam membelanjakanya

Suami akan bahagia jika isteri bisa tidak boros, membelanjakan penghasilan dengan bijak dan bisa menyisakan penghasilan suami meskipun sedikit untuk ditabung guna keperluan darurat.

 

5. Menyiapkan keperluan sehari-hari suami

Misalnya menyiapkan pakaian kerja, menyediakan minum dan sukur bisa menyiapkan dan menemani makan suami

 

6. Berpakaian dan berdandan sesuai selera Suami

Suami akan suka dan bahagia memandangi isteri jika isteri berdandan atau berpakaian sesuai keinginan suami.

 

7. Mesra pada suami

Pagi hari bangun tidur bangun mencium pipi suami sambil mengucapkan : Bangun sayang… atau tiba – tiba memeluk suami sambil mencium pipi terus pergi.. kalo ditanya pengin nyium aja.. he.he..

 

8. Memberi waktu dan menyiapkan perlengkapan hobi positif suami

Suami akan merasa sangat bahagia jika hobinya bisa tersalurkan dan isteri memberikan waktu yang cukup untuk hobi suami apalagi jika isteri sampai menyiapkan keperluan yang berhubungan dengan hobi suami akan sangat bahagia.

 

9. Berdandan dan Wangi sebelum tidur

Sebelum tidur mandi, merias diri seperlunya, memakai parfum dan pakaian tidur yang disukai suami. Meskipun suami lagi tidak “berhasrat” tapi niat istri siap dihadapan suami membuat suami tidur dengan tersenyum

 

10. Bangga pada perbuatan dan sikap suami

Suami akan sangat bahagia jika tindakan atau perbuatannya membanggakan isterinya dan isteri mengucapkan bangga dengan suaminya dan membanggakan suaminya di hadapan orang lain

 

11. Memasang wajah ceria dan bersikap atau bercerita humoris dengan suami

Wajah ceria dan bersikap atau cerita humor yang diberikan isteri pada suami akan membuat suami merasa terhibur dan kangen pada sosok isterinya.

 

12. Isteri bersikap baik dan ramah pada orang lain terutama pada keluarga Suami

Suami akan merasa bahagia jika isterinya dipuji oleh keluarganya terutama oleh Ibu -Bapak suami, tetangga atau teman suami untuk kebaikan dan keramahan isterinya

 

13. Isteri bisa bersikap sebagai teman, rekan bisnis, ibu dan jablay pada suami

Isteri yang bisa diajak bicara nyambung, seperti rekan bisnis alias nraktir he.he.., bersikap seperti ibu dan bertindak seperti Jablay ( bukan pelacur / tapi jarang dibelai) ditempat tidur akan sangat membahagiakan suaminya

 

14. Bersikap Bijaksana dan Menghibur suami

Suami akan merasa bahagia jika isterinya bisa bersikap bijaksana misalnya tidak asal menuduh tanpa bukti, bertanya dulu sebelum marah, memberi hiburan pada suami misalnya jalan2 / makan2 dll.

 

15. Tabah, Tidak mudah patah semangat dan optimis menghadapi hidup

Suami akan bahagia jika isteri tabah dan tidak mudah patah semangat dalam menghadapi masalah atau kesulitan hidup

 

16. Tidak Cuek dan Memberi Solusi pada Kesulitan Suami

Isteri yang memberi solusi nyata bagi kesulitan suami akan sangat membahagiakan suami.

 

17. Membantu kewajiban suami

Kewajiban suami adalah memberi tempat tinggal, makan dan pakaian pada isteri dan isteri tidak mempunyai kewajiban untuk hal tersebut tapi jika isteri ikut membantu suami dalam pelaksanaa hal tersebut tentunya akan sangat membantu suami karena beban suami menjadi lebih ringan sehingga suami akan bahagia karenanya.

Bagaimana ada yang kurang nggak nih bagi para Suami ? dan apa pendapat para Isteri?

Comments (57) »

Kewajiban Suami Isteri 2010 dalam Islam

Kewajiban Suami Isteri 2010 dalam Islam

Saat saya memilih judul diatas, saya tersenyum simpul sendiri karena apa bedanya kewajiban suami isteri zaman Rasullulah SAW dulu dengan zaman sekarang 2010. Di Islam nggak ada bedanya sama saja karena Al Quran dan Hadist Rasul SAW berlaku dari Zaman Rasullullah SAW sampai akhir Zaman. Hanya saja berumah tangga zaman sekarang ini lebih berat tantangannya karena teknologi komunikasi yang semakin maju (Chatting, Facebook , Email , Handphone dll) membuat suami / isteri akan dengan mudah membina hubungan dengan orang lain sehingga suami akan menjadi kurang perhatian terhadap isterinya begitu pula sebaliknya.

Rezeki berlebih yang diberikan oleh Allah kadang malah menjadikan kepala keluarga menjadi lupa kepada Tuhannya, selain itu juga bisa menjadi penyebab keretakan suatu rumah tangga jika kepala rumah tangga kurang iman kepada Allah. Waktu masih miskin suami selalu berdoa dan ingat kepada Allah hidup berumah tanggapun tentram. Tapi beda saat suami diberi harta berlebih, Misalnya Suami kurang iman tergoda mempunyai wanita idaman lain (WIL) selain isterinya, Untuk mendapatkan WIL di zaman sekarang ini caranya cukup mudah asal tahu no hp atau alamat email tinggal : nelpon, sms, chatting atau email kemudian setelah akrab bisa memberi hadiah kepada WIL pemberian ini bisa dilakukan tanpa persetujuan isterinya karena suami merasa isteri sudah dicukupi, Jika pemberian diterima maka bisa dilanjutkan dengan berhubungan lebih dekat kemudian berteman selanjutnya jika ada kesempatan bertemu dan kemudian saling suka maka tunggulah tujuan akhirnya yaitu zina dengan jalan ini Wanita itu dipelihara tanpa ikatan pernikahan sah atau Kawin siri. Perbuatan ini akan menyakiti hati isteri jika isteri mengetahui suami berhubungan dan memberikan barang kepada WIL tanpa sepengetahuan isteri apalagi sampai menikah resmi atau tidak resmi (Siri). Rasullulah SAW bersabda agar suami tidak menyakiti hati keluarganya . Sebaik baik kalian wahai laki-laki adalah orang yangpaling baik kepada keluarganya. Dan saya adalah orang yang paling baik kepada keluarga saya” (HR. Turmudzi dan Ibn Hibban).

Kawin siri bagi Pria non Pegawai Negeri Sipil (PNS) mungkin tidak terlalu besar masalahnya hanya pihak wanita tidak akan mempunyai hak hukum termasuk warisan dan anak (anak ibu) tapi akan beda masalahnya jika dilakukan oleh PNS sesuai UU no.10 tahun 1983 ayat 17 Hidup bersama tanpa nikah akan dipecat dari Jabatannya. Bercerai atau menikah lagi pun sulit dilakukan karena jika melanggar sesuai UU no.10 tahun 1983 ayat 16 PNS akan dijatuhi hukuman disiplin berupa pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai Pegawai Negeri Sipil. Bercerai bagi PNS sangat sulit karena selain minta izin atasan juga harus memenuhi pasal 10 ayat 3 yaitu isteri tidak dapat melahirkan keturunan, cacat atau tidak dapat melakukan kewajiban sebagai isteri sedangkan menikah lagi prosesnya cukup panjang dan sulit jika tidak mau dikatakan impossible. Sehingga paling aman bagi PNS untuk mendapatkan wanita lain selain isterinya adalah melacur atau mempunyai wanita simpanan lain.

Cara memikat WIL seperti iming- iming Rumah, mobil, handphone dll atau berlagak alim suka membantu wanita biasanya menjadi modal utama pria beristeri mereguk madu manis wanita yang kurang iman. Gilanya wanita kurang iman zaman sekarang sering silau dengan iming-iming tersebut, tidak nikahpun rela bahkan kadang tega membohongi atau mengorbankan pasangannya untuk mendapatkan hal tersebut. Hal tersebut bisa dilakukan terus menerus oleh wanita kurang iman ini untuk mendapatkan harta tidak halal sampai tidak sadar bahwa sebenarnya hidup di dunia tidak kekal, sewaktu-waktu malaikat maut menjemputnya.

Naudzubillahimindzalik…..

Menikah secara resmi adalah obatnya, tapi menikah dan membina rumah tangga zaman sekarang pada umumnya dilakukan hanya berdasarkan aturan umum, keluarga atau aturan sendiri yang tidak berdasarkan pada ketentuan agama yang sudah jelas dan benar aturannya. Sehingga dalam perjalanan pernikahan banyak terjadi kejadian yang seharusnya dilarang agama tapi malah dilakukan. Ketidak tahuan, Tidak mau tahu, tidak mencoba belajar agama atau tahu tapi sengaja melanggar yang semakin menambah masalah dalam membina rumah tangga. (mending Pegadaian : ” Mengatasi masalah tanpa masalah” .. Apa hubungannya??? .. nggak ada hanya Intermezo aja… Hem..) saya teruskan.

Kebenaran AlQuran dan Hadist banyak orang percaya tapi dalam pelaksanaannya banyak pula yang tidak mentaati dan menganggap ringan peringatan keras dalam Al quran dan Hadist…. Hati-hatilah.. karena selain hal ini disebabkan oleh nafsu luamah (Nafsu keinginan jasmani) juga disebabkan oleh bujukan syaitan yang masuk dalam hati dan pikiran orang, yang mana orang tersebut tidak menyadarinya atau bahkan tidak terlintas sedikitpun dalam pikirannya bahwa dalam dirinya sebenaranya telah terbujuk oleh Syaitan padahal syaitan itu adalah benar-benar musuh yang nyata bagi manusia.

Allah SWT telah memperingatkan bujukan syaitan ini dalam Alquran : Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan Allah) sesudah datang kepadamu bukti-bukti kebenaran, Maka ketahuilah, bahwasanya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.(QS. Al Baqoroh :206-207)

Syaitan ini benar-benar ada bahkan dalam kehidupan sehari-hari sudah menyatu dalam diri manusia yang tersesat itu sendiri yang berwujud dari seperti perampok sampai seperti ustadz dari wajah Wanita pelacur sampai wanita baik-baik. Yang intinya tujuan wujud syaitan dalam diri manusia itu sama yaitu berbuat dosa besar / zina. Wujud manusia Syaitan yang paling berbahaya adalah yang berwujud seperti laki-laki alim atau wanita soleh, karena tipe ini bisa menggoda suami/isteri atau wanita/pria baik-baik menjadi rusak. Pria beristri paling umum biasanya menggambarkan dirinya kurang bahagia di keluarga, suka membantu isteri tapi istri tidak tahu diri dll untuk menarik simpati WIL sehingga WIL merasa kasihan kepadanya kemudian berhubungan tanpa setahu pasangannya begitu pula sebaliknya jika hal ini terus dilakukan akan menjurus ke perbuatan zina yang merusak keutuhan sebuah rumah tangga. Sedangkan syaitan itu sendiri dapat membujuk dan mempengaruhi manusia tanpa manusia itu sendiri menyadarinya karena syaitan ini dapat masuk melalui hati, pikiran dll Sabda Rasullulah SAW : Sesungguhnya setan (dapat) mengalir di dalam diri manusia sebagaimana darah mengalir (HR Bukhari dan Muslim)

Audzubillahiminasyaitonnirrojim….

Zaman sekarang, orang tanpa sadar sebenarnya telah terkena bujukan syaitan atau dengan kesombongannya merasa bahwa dirinya sudah mengerti/ pintar dan benar, sehingga dengan sombongnya mengatakan tidak takut dengan ancaman neraka atau tidak bisa ditakuti neraka seperti anak kecil saja…. Naudzubillahimindzalik……

Janganlah begitu karena Neraka itu benar -benar ada dan orang benar -benar akan terjerumus kedalamnya jika selalu menganggap remeh peringatan dari Allah. Dineraka orang akan kekal didalamya sesuai dengan Firman Allah : Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami serta menyombongkan diri terhadapnya, mereka itulah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya ( Al Araf : 36) Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan- ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan. QS. an-Nisa’ (4) : 14

Allah maha tahu, banyak manusia yang lupa atau asyik dengan kehidupan nikmat / megah dunia sehingga lupa akan kewajibannya yang pokok yaitu Hanya untuk beribadah kepada Allah, Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. QS. Adz- Dzariyat : 56 tapi dalam kenyataan kehidupan sehari -hari banyak yang lupa dengan kewajibannya karena sibuk bekerja, shoping dll.

Untuk itulah maka Allah memberi peringatan kepada manusia dalam surat At Takasur yaitu : 1 Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, 2 sampai kamu masuk ke dalam kubur. 3 Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), 4 dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. 5 Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, 6 niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahim, 7 dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainulyaqin, 8 kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu) (At Takasur: 1-8).

Allah maha tahu banyak orang mempunyai panca indera dan akal yang sehat tapi tidak dipakai untuk merenungkan ayat-ayat Allah.

Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.
(QS. al-A’raf : 179)

Apakah yang demikian ini belum cukup untuk peringatan bagi orang yang mengaku dirinya Islam sudah benar dan tidak merasa lalai ? Jika masih belum cukup renungkanlah hadist Rasullulah SAW berikut:

Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan siksaannya ialah orang yang diberi sepasang sandal yang talinya terbuat dari api neraka, lalu mendidihlah otaknya karena panasnya yang laksana air panas mendidih di dalam periuk. Dia mengira tiada seorangpun yang menerima siksaan lebih dahsyat dari itu, padahal dialah orang yang mendapat siksaan paling ringan. (Bukhari-Muslim)

Jadi nantinya meskipun saya telah memberikan pembukaan beserta penjelasan yang cukup agar hati menjadi terbuka, saya yakin akan masih saja ada (terutama wanita) yang memandang remeh aturan Kewajiban Suami isteri dalam Islam dibawah. Kenapa wanita? ya karena dibandingkan dengan Pria, Wanita lebih banyak bertindak dengan emosinya daripada pikirannya hanya beberapa gelintir wanita saja yang tidak demikian, contoh mudah isteri yang tidak taat pada suami, memakai baju terbuka yang menonjolkan aurat, menggunjing, bohong dll

Keadaan – keadaan inilah yang banyak membawa Wanita terjerumus ke Neraka tapi kebanyakan wanita tidak mengetahuinya, Wanita banyak yang terjerumus ke neraka sudah dibuktikan oleh Nabi SAW saat Isra Miraj 27 Rajab 621M dan diberi kesempatan oleh Allah untuk melihat Neraka dan Surga. “Aku melihat ke dalam surga ternyata kebanyakan penghuninya orang-orang faqir dan aku melihat ke dalam neraka ternyata kebanyakan penghuninya para wanita.” (HR Bukhari)

Kenapa begitu? ya karena bagi orang Fakir (miskin) kebanyakan selalu ingat berdoa kapada Allah untuk ke fakirannya sedangkan orang kaya kebanyakan akan menjadi lupa kepada Tuhannya. Selain itu sedikit harta mudah mempertanggungjawabkannya dari mana harta berasal beda dengan orang kaya. Penghuni neraka kebanyakan adalah wanita karena wanita tidak banyak yang berpikir dengan otaknya untuk bertindak, beda dengan pria. Contoh paling banyak wanita tidak taat kepada suaminya, membohongi suami, dll. banyak hal yang menyebabkan dosa tapi isteri tidak menyadarinya. silahkan simak tulisan saya sebelumnya atau contoh Hadist dibawah sebelum saya lanjutkan tulisan saya tentang Kewajiban Suami isteri dalam Islam.

Dari Husain bin Muhshain dari bibinya berkata: “Saya datang menemui Rasulullah SAW. Beliau lalu bertanya: “Apakah kamu mempunyai suami?” Saya menjawab: “Ya”. Rasulullah SAW bertanya kembali: “Apa yang kamu lakukan terhadapnya?” Saya menjawab: “Saya tidak begitu mempedulikannya, kecuali untuk hal-hal yang memang saya membutuhkannya” . Rasulullah SAW bersabda kembali: “Bagaimana kamu dapat berbuat seperti itu, sementara suami kamu itu adalah yang menentukan kamu masuk ke surga atau ke neraka” (HR. Imam Nasai, Hakim, Ahmad dengan Hadis Hasan).

Oleh karena itu agar suami isteri lebih memahami akan kewajibannya maka “ Kewajiban Suami isteri dalam Islam “ yang saya tulis ini dan Ditulis berdasarkan Al quran dan Hadis Nabi SAW diharapkan dapat bermanfaat membantu mencapai rumah tangga yang Sakinah dan Wa Rahmah.

Jika ada yang tidak setuju atau ada pertanyaan silahkan berikan komentar dalam lembar comment di bagian paling bawah :

Seperti apa kewajiban Suami dan Isteri dalam Kompilasi Hukum Islam  sesuai Inpres no.1 th 1991 silahkan klik dibawah ini dalam dokumen pdf:

Kewajiban Suami Isteri KHI 1991 pdf

sedangkan Kewajiban Suami Isteri dalam Islam bisa dibaca di halaman bawah.

Comments (14) »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 86 other followers